Malang Post - Tak Betah Dimadu

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Tak Betah Dimadu

Minggu, 22 Mar 2020

Setelah sepuluh tahun menjalin rumah tangga, pernikahan Amel, 38 warga Surabaya dan Ronald, 40 warga Kelurahan Blimbing, Kota Malang harus berakhir. Setelah satu tahun dimadu, Amel akhirnya tak kuat jika harus terus berbagi suami.
"Suami saya memutuskan untuk menikah siri dengan seorang janda muda, namanya Manda. Kalau ingat itu, hati saya sakit," ujar Amel sambil menahan tangis.


Dijelaskan Amel, hubungan antara Manda dan Ronald bermula dari kedekatan dalam pekerjaan. Mereka sering bertemu dan berbagi pengalaman sebagai seorang sales.
"Akhirnya mereka kenal begitu dekat. Saya nggak tahu seberapa dekat. Tahu-tahu suami saya minta izin menikah aja sama dia," kata ibu dua anak ini.


Ketika sang suami ingin menikah lagi, mulanya Amel menolak. Tapi, ia dijanjikan oleh Ronald kalau akan berlaku adil. Sebab, Ronald tak ingin berpisah darinya.
"Alasan dia ingin menikah itu katanya mau menghindari fitnah dan zina. Saya bilang kalau nggak mau dimadu. Tapi, suami saya berusaha meyakinkan saya kalau akan adil," papar Amel.


Setelah pernikahan terjadi, Amel mulai menguatkan diri. Ia harus rela berbagi suami. Ketika sang suami ke rumah Manda, ia harus menahan sakit hati sendirian.
"Saya juga berusaha menjelaskan ke anak-anak. Kalau ayahnya mulai jarang pulang karena sibuk kerja. Saya tutupi semuanya," lanjut dia.
Namun, pada kenyataannya, sang suami lebih banyak menghabiskan waktu dengan Manda. Hal tersebut membuat Amel marah dan melayangkan protes kepada sang suami. "Setiap saya protes, saya selalu dimarahi balik. Katanya saya yang nggak ngerti," beber dia.


Sampai akhirnya, ia bertahan selama satu tahun dan sudah tak kuat lagi. "Saya minta pisah sama suami saya. Saya langsung gugat cerai dia. Tapi dia tetap tak mau pisah dengan saya," tandas dia.  Saat ini, keduanya sedang menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama Kota Malang.(tea/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Amanda Egatya

  Berita Lainnya





Loading...