Tak Ada Kompromi | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 18 Des 2019,

Berprofesi sebagai pemandu wisata atau entertain bukan hal mudah. Pasalnya berkomunikasi dengan banyak wisatawan yang bukanlah hal mudah. Apalagi dengan latar belakang wisatawan yang berbeda-beda.
Bahkan tak jarang pemandu wisata mendapat perlakuan kurang baik dari wisatawan. Itulah yang pernah dialami oleh perempuan cantik bernama Engga Mega Lohdina, saat memandu wisatawan di JTP Group.
"Aku bekerja sebagai pemandu wisata dan sebagai entertain di Milenial Glow Garden JTP 3. Tentunya ada bayak pengalaman yang kudapat selama bekerja di bidang pariwisata ini," ujar Dina sapaan akrabnya kepada Malang Post.
Ia menceritakan beberapa pengalaman menarik menjamu wisatawan. Khususnya wisatawan yang kurang sopan yang harus ia hadapi.
"Untuk wisatawan yang datang memang beragam. Juga tak jarang digoda atau usil. Tapi tetap aku harus meladeni dengan sabar dan penuh senyum," terang perempuan kelahiran Batu, 15 Juli 1990 ini.

Namun, ia juga tetap memberikan batasan bagi wisatawan yang bandel atau berbicara kurang ajar. Meski Dina juga memberikan pengertian secara baik-baik kepada wisatawan yang sudah terlalu kelewatan bercanda.
"Kalau sudah bicaranya kurang ajar awalnya hanya aku ingatkan saja. Tapi kalau sudah terlalu kelewatan, tidak ada lagi kompromi dan tolerir. Mau tak mau aku tinggalin saja," tandasnya. (eri/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Keristyanto



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...