Malang Post - Sutiaji Bongkar Bangunan Sumbat Aliran Sungai

Minggu, 29 Maret 2020

  Mengikuti :


Sutiaji Bongkar Bangunan Sumbat Aliran Sungai

Senin, 17 Feb 2020

MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji bakal bersikap tegas kepada bangunan yang menjadi penyumbat aliran sungai di kawasan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Bangunan itu menjadi penyebab terjadinya banjir pada Minggu (16/2).


Sutiaji saat meninjau lokasi banjir, Senin (17/2) di Jalan Ir. Rais Gang 9 RT 4 RW 4 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ia menjelaskan, pendangkalan sungai dan penyempitan saluran yang memicu terjadinya banjir.
“Penyempitan salurannya cukup parah, penyempitan ini di akibatkan karena adanya pemilik bangunan rumah yang lupa fungsi irigasi. Selain itu pendangkalan sungai sudah mulai terlihat serta intensitas air hujan yang tinggi,” kata Sutiaji.


Menurutnya, normalisasi sangat penting. Pihaknya akan membongkar bangunan tersebut supaya aliran sungai dapat mengalir dengan lancar. “Besok (hari ini, red) kami akan lakukan normalisasi lokasi ini, karena semakin cepat semakin bagus sebelum terjadinya korban,” lanjutnya.


Selain itu, masih kata Sutiaji, ada tiga titik banjir yang melanda Kota Malang , yaitu Kelurahan Bareng, Tanjungrejo, dan Tunjungsekar. Pemkot akan membuat sudetan di Bareng. Sedangkan di Tanjungrejo, pihaknya akan mengangkat sedimen di dalam saluran air. “Ketinggian banjir  itu luar biasa. Sebenarnya permasalahannya tidak hanya sedimen, tapi juga sampah,” ucapnya.


Sutiaji minta masyarakat Kota Malang lebih bersabar. Karena dalam proses penyelesaian banjir di Kota Malang ini membutuhkan waktu. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), dan lebih peduli dengan alam serta kebersihan lingkungannya.  Karena, kejadian banjir yang terus berulang selalu masalah utama berkaitan dengan sampah.
“Program GASS akan tetap lanjut. Kami sudah bersihkan di Pasar Kasin , tapi masih ada sampah lagi di sana, secepatnya kami juga akan lakukan di Tanjungrejo,” ucapnya.


Sutiaji minta masyarakat lebih peduli terhadap alam dan lingkungan di sekitarnya. Seperti rutin dalam melakukan kerja bakti, tidak membuang sampah sembarangan dan lebih mencintai lingkungan sekitarnya.
“Kami harus selalu siap menghadapi kebencanaan. Karena bencana sekarang tidak pandang bulu, sehingga kita harus siap siaga supaya aman” tandasnya.


Diberitakannya sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Malang hampir dua jam lebih, Minggu (16/2) , membuat banyak rumah warga terendam banjir di RT 3 RW 3 Kelurahan Tanjungrejo. Ketinggian air kurang lebih selutut orang dewasa atau 1 meter lebih. (mp4/aim)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Agiem Cristian

  Berita Lainnya





Loading...