Malang Post - Surya Paloh, Megawati dan Jokowi Pamer Kemesraan

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Surya Paloh, Megawati dan Jokowi Pamer Kemesraan

Selasa, 12 Nov 2019

JAKARTA - Ada-ada saja elite politik di negeri ini. Senin (11/11) tadi malam  Ketum DPP Nasdem Surya Paloh mesra-mesraan dengan Ketum DPP PDIP Megawati  Soekarnoputri dan  Persiden Joko Widodo (Jokowi).
Pemandangan itu tersaji dalam perayaan HUT Nasdem di JI Exp, Kemayoran, Jakarta Pusat, tadi malam. Padahal sebelumnya hubungan Megawati Soekarnoputri dengan Surya Paloh dikabarkan renggang.  Begitu juga Jokowi sempat sentil Surya Paloh.
Ulang tahun Nasdem pun jadi momen pamer kemesaraan. Presiden  Jokowi  menepis anggapan koalisi pemerintah tidak rukun. Jokowi menegaskan momen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tertangkap kamera tidak menyalami Ketum Nasdem Surya Paloh saat pelantikan Presiden-wakil presiden pada 20 Oktober lalu hanya terlewat saja.
Jokowi awalnya menyinggung soal rangkulan Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman. Jokowi mengungkap hal itu hanya soal kecemburuan saja karena dia tidak pernah dipeluk seerat itu oleh Paloh.
"Setelah sambutan saya peluk erat Pak Surya lebih erat dari beliau ke Pak Sohibul iman. Rangkulan itu apa yang salah? Itu bagus. Tapi sekali lagi, Semua kembali lagi pada niatnya. Kalau niatnya untuk komitmen negara apa yang salah, untuk komitmen bangsa apa yang keliru? Sangat bagus apa yang dicontohkan Bang Surya," kata Jokowi dalam pidatonya.
Selain itu, kata Jokowi, Surya Paloh dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa sayangnya ke Megawati Soekarnoputri. Jokowi pun menegaskan koalisi pemerintah berjalan harmonis.
"Salah besar menyampaikan koalisi tidak rukun, keliru gede sekali. Kita rukun saja. Ya pas Bu Mega nggak salami Pak Surya itu kelewatan saja. Wong saya kalau salam tangan kadang ke sini, kelewatan sering," ujar sekali.
Jokowi meminta agar jangan menghabiskan energi untuk masalah kecil. Sebab, Indonesia membutuhkan pemikiran,ide serta gagasan besar untuk mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
"Jangan hal-hal kecil dibawa kemana-mana. Sore Pak Sekjen Nasdem bisik-bisik saya nanti malam datang? Lho lho lho. Ini meragukan saya. Saya jawab Pak Sekjen, Pak Johnny Plate jangan ragukan saya, saya datang tepat waktu. Ini yang ditulis disini terlalu serius," tuturnya.

Kembali Pimpin Nasdem
Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyatakan menerima permintaan untuk kembali mengemban tugas sebagai pemimpin utama partai. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan padanya dan berkomitmen meneruskan tugas memperkuat partai.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem 34 daerah diketahui sebelumnya secara aklamasi kompak meminta Surya Paloh menjadi Ketua Umum Nasdem periode 2019-2024. "Saya merasa tersanjung terhormat, artinya para kader masih memberikan keyakinan, kepercayaan dan amanah bagi saya untuk memimpin partai ini," katanya.
 Pengukuhan Surya Paloh untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum Partai Nasdem berlangsung pada Senin (11/11) bersamaan penutupan Kongres II Nasdem.  (dtc/cni/van)

Editor : vandri
Penulis : dtc

  Berita Lainnya





Loading...