Malang Post - Siadi – Tyas Siap Hadang San-Di

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Siadi – Tyas Siap Hadang San-Di

Kamis, 20 Feb 2020

PDI Perjuangan sudah memastikan mengusung Sanusi – Didik Gatot Subroto (San-Di) dalam Pilkada 2020 nanti. Rekom untuk San-Di sudah diumumkan oleh DPP PDI-P, Rabu (19/2). Sementara Partai Golkar meskipun belum ada rekom resmi dari DPP, juga memastikan akan maju dalam pemilihan bupati (Pilbup) Malang.


Bahkan nama Siadi – Tyas Sujud Pribadi yang bakal menjadi pasangan calon ini, siap menghadang langkah San-Di. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo kepada Malang Post.
“Golkar saya pastikan akan maju (mengusung calon, red) sendiri. Kami siap menghadang (San-Di). Karena semua kandidat nanti memiliki kesempatan dan peluang,” terang Kusmantoro Widodo.


Menurutnya, untuk rekom dari DPP Golkar secara resmi memang belum ada informasi. Namun sebelumnya DPP sudah meminta supaya DPD Partai Golkar Kabupaten Malang mengusulkan tiga nama calon. Hasil rapat koordinasi dengan pengurus serta seluruh kader di Kabupaten Malang, akhirnya menjaring tiga nama. Salah satunya adalah Siadi, yang menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang.
“Sedangkan untuk dua nama lainnya, yang pasti dari internal pengurus partai. Tetapi paling menguat adalah nama Siadi,” ujarnya.
Bagaimana dengan calon wakil?. Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini, mengatakan bahwa sampai saat ini masih terus berkomunikasi dengan bakal calon wakil untuk konsolidasi dengan kader di tingkat bawah. Ketika dipertegas siapa nama bakal calon wakil, mengerucut pada nama Tyas Sujud Pribadi.
“Untuk nama calon wakil masih kami simpan. Namun selama ini kami selalu berjalan beriringan dengan Pak Sujud. Soal siapa yang digandeng Pak Siadi, masih kami rahasiakan,” tuturnya.


Apakah nama itu Tyas?. Kusmantoro tidak membenarkan ataupun mengelak. Tetapi dia mengatakan bahwa arahnya memang tertuju pada Tyas Sujud Pribadi.
“Namun tidak menutup kemungkinan bisa saja berubah, karena DPW dan DPP juga melakukan survey untuk menjadi pertimbangan partai,” ungkapnya.


Soal koalisi, Kusmantoro menegaskan bahwa Partai Golkar sudah memiliki memastikan berkoalisi dengan Hanura serta PPP. Karena untuk maju Pilkada dengan mengusung calon sendiri, minimal harus memiliki 10 kursi di DPRD Kabupaten Malang. Sementara Golkar memiliki 8 kursi, Hanura 1 kursi dan PPP 2 kursi sehingga berjumlah 11 kursi.
Tetapi dikatakannya, bahwa dalam waktu dekat ini ada salah satu partai politik yang juga akan merapat ke Golkar. Karena dalam Pilkada Golkar menargetkan untuk merebut 60 persen suara. Dan rekom dari DPP Golkar, untuk Pilkada di Kabupaten Malang kemungkinan pada akhir bulan ini.
Ketika nantinya memang Siadi – Tyas, lantas apakah ada sebutan nama yang bakal menjadi jargon untuk menyaingi San-Di. Menurut Kusmantoro, sebutan nama nantinya bisa menggabungkan dua nama tersebut.
“Bisa menjadi Si-Ta ataupun Di-As. Tetapi untuk nama itu, nanti akan diusulkan oleh tim pemenangan,” paparnya.


Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Malang, Ahmad Daniyal, sebelumnya juga tidak mengelak tentang kedekatannya dengan Partai Golkar. Termasuk juga sudah berkomunikasi dengan Siadi. Hanya saja, kemana arah dukungannya diakui PPP masih menunggu petunjuk dari DPP.
“Pak Siadi memang sudah berkoordinasi dengan kami. Termasuk juga dengan Pak Sanusi, sebelumnya juga sudah berkomunikasi. Hanya tinggal menunggu rekom dan petunjuk dari DPP, mana yang nantinya menguntungkan untuk PPP,” paparnya.(agp/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Agung Priyo

  Berita Lainnya





Loading...