Serda (K) Analia Dwihar Fitrianingrum, Anggota Divisi Infantri 2 Kostrad yang Juga Juara Karate | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 21 Des 2019,

Sebaik-baiknya orang berencana, Tuhan juga yang menentukan. Begitu juga yang dikatakan Serda (K) Analia Dwihar Fitrianingrum. Anggota Divisi Infantri 2 Kostrad ini memiliki cita-cita menjadi atlet menembak. Tapi, prestasinya justru lebih moncer di karate. Itu terbukti, pada 2018 lalu, Analia berhasil mendapatkan Juara III, Senior Putri pada Kejuaraan Karate, Piala Kasad.
“Saya juara untuk kategori ‘KATA’. Saat itu pesertanya tidak hanya dari anggota TNI. Tapi juga dari Polri,’’ katanya bangga.
Menjadi atlet karate dikatakan Lia begitu Analia Dwihar Fitrianingrum akrab dipanggil, baru terbersit saat dia menjadi anggota TNI. Saat itu atasannya meminta dia untuk bergabung dalam olahraga beladiri.
“Namanya anggota, kami tidak boleh menolak tugas. Sehingga begitu ada perintah itu, saya langsung menjalankan. Saya masuk Bandung Karate Club (BKC), ada di divisi,’’ ujarnya.  

Baca juga : Punya Hoby Menembak Sejak SMA


Kendati tidak dari hati nurani, Lia juga tidak mau setengah-setengah. Dia menjalankan perintah itu dengan sungguh-sungguh. “Waktu dapat perintah, kami juga mendapatkan pakaian karate. Jadi tinggal latihan saja. Sehingga tidak ada kata lain bagi kami untuk tidak menjalankan dengan serius perintah ini,’’ ungkapnya.
Perkembangan Lia di dunia karate memang cukup memuaskan. Terutama dalam kategori ‘KATA’. Dan itu terbukti kurang dari enam bulan latihan, instrukturnya mendaftarnya dia untuk ikut kejuaraan. Tidak main-main, dia diikutkan kejuaraan untuk Piala Kasad tahun 2018. Lia sendiri tidak gerogi. Meskipun di dunia karate dia masih baru, tapi dia sangat percaya diri. “Saya ikut Kategori KATA untuk Senior Putri,’’ ungkapnya.  
Selama mengikuti kejuaraan, Lia berusaha menampilkan yang terbaik. Rangkaian jurus-jurus karate itu dibawakan dengan sangat indah dengan ritme atau tempo gerakan yang sempurna.  “Waktu itu masih sabuk orange. Dibandingkan peserta yang lain, mungkin saya paling rendah. Tapi sudahlah, saya pikir kejuaraan yang dilihat bukan sabuk, tapi kemampuan kami lah yang dinilai,’’ katanya.
Setelah beberapa kali tampil dan mendapatkan penilaian, hasil memuaskan pun diperoleh Lia. Saat itu dia mendapatkan juara III,’’  jelas bangga.
Ini kejuaraan bergengsi. Kedua saya belum lama bergabung. Sehingga saat  mendapat prestasi itu, saya betul-betul sangat bangga,’’ urainya.
Meskipun bangga, tapi Lia tidak cepat merasa puas. Dia terus memperbaiki diri, dan terus berlatih. Dia berharap dengan latihan sungguh-sungguh dia mendapatkan hasil lebih sekadar juara III. Setiap hari Lia latihan selama dua jam. Latihan itu dilakukan bisa pagi atau sore hari. Lia pun mendapatkan hasilnya pada Kejuaraan Karate Bupati Malang Cup tahun 2019 lalu. Dia mendapatkan juara II untk Kategori KATA Senior putri.
“Waktu itu pesertanya banyak sekali. Tapi Alhamdulillah, saya bisa menampilkan yang terbaik. Dan berhasil menjadi juara II,’’ tuturnya.
Seperti saat juara III, Lia mengaku tetap belum puas. Dia berusaha untuk menjadi juara I atau yang terbaik. Untuk menjadi yang terbaik, Lia pun terus latihan. “Saya terus berlatih. Tapi ya itu, tugas tetap utama. Jadi meskipun saya latihan setiap hari, saya tetap menjalankan tugas,’’ tandas anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) ini. (ira/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Ravika



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...