Rumah Mewah Milik Mantan Pejabat Pemkab Malang Dieksekusi | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 16 Jan 2020,

MALANG - Rumah mewah yang sebelumnya dimiliki mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, H. Noeryanto, dieksekusi oleh pengadilan, pada Kamis (16/1/2020) pagi. Rumah yang berada di Jalan Rinjani 22 Malang, diEksekusi setelah ada penetapan dari Ketua PN Malang Nomor 77/Eks/2019/PN.Mlg tanggal 24 Desember 2019.

Dari data yang dihimpun Malang Post, rumah dan tanah seluas 738 meter persegi ini menjadi sengketa, usai Noeryanto kalah dalam pemilihan bupati beberapa tahun lalu. Ia menjaminkan rumah di Jalan Rinjani 22 Malang tersebut kepada Hari Suhardi, mantan manajer keuangan salah satu lembaga keuangan, untuk meminjam uang sebesar Rp 735,5 juta.
Rumah mewah itu akhirnya dilelang. Julianto Sukowijojo, warga Kota Malang, memenangkan lelang tersebut dan meminta rumah itu dikosongkan. Setelah melewati beberapa proses, eksekusi rumah akhirnya dilakukan pada 16 Januari 2020.

Panitera PN Malang, Ahmad Fathoni menyebutkan bahwa eksekusi dilaksanakan setelah pemohon eksekusi melakukan pemanggilan terhadap termohon.
“Sudah dilaksanakan dua kali. Namun, termohon sampai saat ini tidak menepati panggilan. Atas perintah dari Ketua PN Malang, kami lakukan eksekusi untuk melakukan pengosongan,” tuturnya saat dimintai keterangan.
Lelang, kata Fathoni, dilakukan berdasarkan gugatan perdata yang dilakukan oleh Hari Suhardi. Pada tahun 2005 lalu, Noeryanto memiliki hutang kepada Hari. Namun, ia tak kunjung memenuhi pembayaran utang senilai Rp 730,5 juta plus bunga 2,5 persen tersebut. Lelang pun dilakukan setelah adanya putusan.
“Sebenarnya, masih ada sisa dari hasil lelang, sekitar Rp 3 miliar. Namun, sampai saat ini masih berada di pengadilan dan tidak diambil oleh termohon,” kata dia.

Sementara itu, Hari Suhardi menyatakan sebelum diberi gugatan perdata, dirinya berusaha menyelesaikan urusan utang piutang tersebut dengan Noeryanto.
“Sudah melakukan upaya, mulai dari join bisnis dan lainnya. Namun, masih belum dibayar. Akhirnya saya mengajukan gugatan,” pungkasnya.
Pihak aparat keamanan, menjaga ketat tempat tersebut untuk menghindari bentrokan. Beberapa orang tak dikenal, juga berjaga di dekat rumah Noeryanto. (tugu/mar/red)

Editor : Redaksi
Penulis : marga



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...