Razia Kendaraan Bermotor, Pelajar Dominasi Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 18 Jan 2020,

MALANG – Razia kendaraan bermotor digelar anggota Satlantas Polres Malang di Jalan Raya Singosari, Sabtu (18/1) siang. Hasilnya puluhan motor diamankan, karena tidak dilengkapi surat-surat.
“Pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan diberikan sanksi tilang. Sementara barang bukti kendaraan diamankan di halaman Satpas Polres Malang di Singosari (eks Polwil Malang),’’ kata KBO Lantas Polres Malang, Iptu Sunarko Rusbiyanto SH.MH.
Sunarko mengatakan, Razia kendaraan yang digelar, merupakan kegiatan rutin. Tidak sekadar melakukan pemeriksaan surat-surat. Tapi juga melakukan pemeriksaan kendaraan secara keseluruhan. Oleh karenanya, kendaraan yang dilengkapi dengan onderdil tidak sesuai spektek juga ikut diamankan. “Kalau onderdil yang tidak sesuai spektek, tapi suratnya lengkap, juga ditilang. Tapi mereka bisa mengambil kendaraannya jika sudah mengganti onderdilnya,’’ urainya.
Dijelaskan Sunarko, dalam razia rutin ini dilakukan tujuannya mengajak para pengendara untuk tertib berlalulintas. Karena dari tertib berlalulintas, maka dapat meminimalisir terjadi kecelakaan. Dia tidak memungkiri, bahwa banyaknya peristiwa kecelakaan akibat pengendara yang tidak tertib berlalulintas. .
“Mengendarai kendaraan bermotor ada syarat yang harus dipenuhi. Pertama kendaraan harus dilengkapi dengan surat. Kendaraan harus dilengkapi onderdil kendaraan sesuai spektek, dan pengendara juga wajib memiliki Surat Izin Mengemudi,’’ katanya.
Sunarko menambahkan, hal tersebut wajib dipahami pengendara, sebelum mereka mengendarai kendaraan. Selain itu, pengendara juga waib memahami rambu-rambu kendaraan.
“Jika semuanya dipahami, saya yakin angka kecelakaan dapat ditekan. Terutama yang melibatkan motor atau roda dua. Karena teradinya kecelakaan itu faktor utamanya adalah, pengendara tidak tertib berkendara,’’ ungkapnya.
Karena itu, melalui razia yang digelar, anggota Satlantas Polres Malang sekaligus melakukan sosialisasi kepada pengendara untuk menjadi pelopor berlalulintas, dan selalu mengutamakan keselamatan.
Disinggung dengan pengendara yang banyak melakukan pelanggaran? Sunarko mengatakan masih didominasi pelajar. Dia mengatakan, banyak pelajar yang secara usia belum memiliki SIM telah mengemudikan kendaraan. “Ini juga yang kami sesalkan, banyak orang tua membiarkan anaknya mengendarai kendaraan, padahal usianya belum boleh mereka mengemudikan kendaraan. Oleh karena itu, harapannya agar semuanya tertib, orang tua juga melakukan pengawasan dan melarang anaknya yang belum memiliki SIM untuk tidak mengemudikan motor atau mobil atau kendaraan bermotor lainnya,’’ tandas mantan Kaureg Iden Polres Malang Kota ini. (ira/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Ira Ravika



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...