Malang Post - Rayakan Imlek, Matos Gandeng Komunitas Papua Wujud Keberagaman

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Rayakan Imlek, Matos Gandeng Komunitas Papua Wujud Keberagaman

Minggu, 26 Jan 2020

MALANG - Nuansa keberagaman menghiasi perayaan Tahun Baru Imlek Malang Town Square (Matos), Sabtu (25/1) . Adanya tarian khas Papua yang dibawakan Bamana Kaimana Papua menjadi representasi kesatuan dan kebersamaan dari tema The Great Lunar New Year.
Seperti yang disampaikan oleh Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, adanya tarian Papua menandakan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek milik salah satu suku tertentu melainkan sudah menjadi satu kesatuan Indonesia. "Semuanya melebur menjadi satu, tidak ada perbedaan, ada tarian Papua dan tarian lokal, semua menyatu," ujar Fifi, sapaan akrabnya.
Sebanyak 20 anggota komunitas Papua tersebut membawakan tari Teka dari Timika. Tarian adat dari selatan Papua tersebut sekaligus menjadi penyegar perayaan Tahun Baru Imlek yang dihelat oleh pusat perbelanjaan tersebut.
The Great Lunar New Year menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat, bahkan mereka sudah memadati trotoar Matos sejak pukul 08.00 pagi. Perayaan Tahun Baru China ini diawali dengan Carnaval Imlek oleh 150 peserta dengan start dari Univeristas Brawijaya menuju trotoar Matos.
Di area trotoar inilah masyarakat menikmati suguhan The Great Lunar New Year, mulai dari parade raja, ratu dan pangeran dari kerajaan Tiongkok hingga atraksi barongsai dari South Lion Dance. Tak hanya itu, kemeriahan masih berlanjut saat barongsai road to tenant. "Bedanya dengan tahun lalu, kali ini lebih gila acaranya banyak. Ada kamunitas Papua yang instens tampil di Matos, juga pengunjungnya full bisa tembus 60 ribu orang," terangnya.
The Great Lunar New Year berlangsung selama dua hari 25-26 Januari 2020. Berbagai rangkaian acara Imlek dikemas menarik bagi para pengunjung mall, mulai kontes busana Oriental hingga kompetisi dance. Bahkan para pengunjung turut dimanjakan oleh dekorasi Matos yang mengangkat nuansa hangatnya festival Musim Semi dengan dominasi warna merah, deretan bunga mei hwa serta design dan arsitektur dibuat khas Tionghoa.
Keseruan The Great Lunar New Year masih berlanjut pada Minggu (26/1) yang diawali di Chinese Culture Show oleh Athena Flame Entertain serta disusul kompetisi dance. Sementara itu Marcomm Manager Matos, Sasmitha Rahayu, menambahkan, tema The Great Lunar New Year dipilih untuk mengajak pengunjung Matos menikmati pengalaman perayaan Tahun Baru Imlek dengan nuansa Festival Musim Semi.
"Selain hiburan, kami juga meluncurkan program belanja #MyLuckyLunar dengan memberikan kesempatan kepada pengunjung Matos yang berbelanja minimal Rp 200 ribu akan mendapatkan 1 kesempatan Scan QR Code Lucky Angpao di area Customer Service Matos," urai Sasmitha.
Member styles yang beruntung akan mendapatkan hadiah dalam bentuk voucher dengan hadiah utama berupa voucher Electronic City Rp 1 juta. Program #MyLuckyLunar berlangsung selama periode 24-31 Januari 2020 serta diadakan serentak di 20 jaringan Lippo Malls seluruh Indonesia. "Matos memiliki daya tarik tersendiri dengan dekorasi yang identik bunga sakura (Mei Hua), bunga cherry blossom (white, pink, magenta) juga adanya lampion-lampion khas imlek di setiap sudut mall," tandasnya. (lin/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Linda Elpariyani

  Berita Lainnya





Loading...