Ray Ban Diskon 90 Persen | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 03 Des 2019, dibaca : 321 , halim, Fino

MALANG - Promo diskon kacamat Ray Ban beredar luas di media social. Dalam poster yang beredar kacamata tersebut didiskon fantastis dengan menyantumkan link untuk diklik. Hal ini tentu saja membuat pecinta kacamata gelagapan. Sebab, Ray Ban sudah dicap sebagai brand kacamata top.
Unggahan itu muncul belum lama ini. Pengguna Instagram diramaikan dengan poster promo atau diskon produk kacamata hitam Ray Ban. tak tanggung-tanggung, dalam promo itu disebutkan bahwa kacamata itu didiskon hingga 90 persen dan hanya hari itu saja.
Hanya saja, setelah ditelusuri, diskon Ray Ban ini adalah praktik penipuan yang bergulir sejak Juni lalu dan dimulai di Inggris. Kini tren penipuan berkedok diskon Ray Ban mulai menyerang pengguna di Indonesia. Sejumlah pengguna Instagram di tanah air mengaku bahwa akun Instagram mereka diretas dan tanpa disadari memuat foto promosi Ray Ban.
Penipuan mula-mula dilakukan dengan meretas akun pengguna Instagram. Akun yang diretas, kemudian memposting gambar promosi kacamata Ray Ban tanpa disadari si pemilik akun. Gambar promosi tersebut memang cukup menarik perhatian.
Karena, menampilkan promosi kacamata Ray Ban dengan harga yang menggiurkan. Namun inilah yang perlu diwaspadai. Menurut laporan The Sun, media Inggris, postingan tersebut akan mengarahkan pengguna ke sebuah halaman web berbahaya. Halaman itu bisa mengelabui pengguna untuk mencuri informasi yang dimiliki, seperti password dan alamat e-mail Instagram.
Pakar keamanan siber dari ESET, Nick FitzGerald mengatakan bahwa penyalahgunaan akun media sosial untuk mengirim iklan palsu, seperti kasus ini, bukanlah yang pertama kali terjadi.
Kepada The Sun, dia mengatakan selama bertahun-tahun, ESET telah melihat bahwa platform media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram memang seringkali dimanfaatkan pihak tak bertanggungjawab untuk melakukan praktik penipuan.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap hoax. Sebab, pengumuman diskon sampai 90 persen itu terlalu bagus untuk menjadi nyata. “Jika perlu, maka harus konfirmasi langsung ke sumber yang relevan dan terpercaya, supaya tak termakan hoax,” tutupnya.(fin/lim)



Sabtu, 07 Des 2019

Bahaya Bayi Pakai Emas

Jumat, 06 Des 2019

Cegah Radikalisme Sejak PAUD

Loading...