Malang Post - Raih Nikmatnya Khusuk Dalam Salat

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Raih Nikmatnya Khusuk Dalam Salat

Kamis, 26 Mar 2020

MALANG - Salat adalah sarana komunikasi seorang hamba kepada Allah SWT. Dan salat merupakan ibadah sentral yang menjadi penentu status seorang hamba beriman atau tidak. Sebagai tiang agama, salat menjadi sangat signifikan terhadap tegaknya syariat Allah.

Maka kualitas hidup seorang muslim bergantung pada kualitas salat yang dikerjakannya. Semakin khusuk salat seseorang semakin terarah jalan hidupnya. Maka sebagai rukun Islam, salat tidak bisa dianggap main-main. Harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh ketaatan.

Agar salat seseorang berkualitas diperlukan riyadah. Atau latihan yang dilakukan terus menerus. Karena membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat, maka latihan salat khusuk perlu dilakukan sejak anak di bangku sekolah. Agar kenikmatan dalam khusuknya salat dapat mereka raih.

Guru PAI SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School, Ghulam Nurul Wildan, S. PdI. mengatakan, untuk menjadikan salat khusuk diperlukan tahapan yang perlu dilakukan. Dimulai dari memberikan penyadaran kepada siswa akan pentingnya ibadah salat itu sendiri. "Anak perlu tau sebenarnya perintah salat itu untuk apa dan kenapa begitu istimewanya sampai-sampai disampaikan langsung oleh Allah kepada Rasulullah," katanya. 

Dari tahapan ini guru telah mulai membuka wawasan siswa akan urgensi ibadah salat. Dari esensi itulah maka siswa mulai menyadari derajat salat dalam pandangan Allah. Sehingga dalam melaksanakannya tidak main-main.

Dimulai dari tahapan pra salat, yakni wudu hingga berpakaian yang pantas dan layak dipakai untuk menghadap Sang Khalik. "Kalau sekolah saja tapi maka salat pun harus rapi, anak-anak kita sadarkan bahwa yang dihadapi adalah Sang Maha Pencipta," ujarnya.

Gulam mengungkapkan, proses pembelajaran seperti itulah yang diajarkan pada siswa-siswi SMA Islam Sabilillah. Tahapan-tahapan pra salat menjadi hal yang tidak bisa diremehkan. "Dengan tujuan agar ketika masuk dalam ibadah salat siswa menjadi tertib dan khidmat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk mencapai khusuk dalam ibadah salat, ada tiga upaya yang perlu dilakukan. Pertama, membaca bacaan salat dengan baik dan benar. Dengan memperhatikan bacaan maka salat seseorang menjadi terarah. Tidak asal membaca tanpa lafal yang benar.

Selanjutnya harus memahami makna bacaan. Upaya ini sangat penting dilakukan agar siswa memahami apa yang mereka baca. Dengan mengerti makna setiap kalimat yang dibaca maka salat akan semakin khusuk. "Dua tahapan ini kami ajarkan pada anak-anak saat program Masa Orientasi Karakter Siswa (MOKS), ditambah saat pebelajaran Alquran ada materi tentang makna bacaan salat," terangnya.

Adapun untuk khusuk di tahapan ketiga yakni mengajarkan siswa agar saat salat mereka menyadari bahwa sedang diperhatikan oleh Allah. Dengan demikian mereka akan takdzim dan khusuk ketika menyadari bahwa saat itu sedang berhadapan dengan Sang Pencipta Yang Maha Kuasa. "Sebagaimana keterangan para ulama, kita beribadah seakan melihat Allah, tapi kalau kita tidak sanggup melihatnya perlu diketahui bahwa kita sedang dilihat oleh Allah. Mungkin ini sulit, tapi perlu latihan," pungkasnya. (imm/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Imam Wahyudi

  Berita Lainnya





Loading...