Malang Post - Racikan Perdana Mario Gomez Pesta Gol

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Racikan Perdana Mario Gomez Pesta Gol

Kamis, 23 Jan 2020

MALANG - Racikan perdana Mario Gomez bagi Arema FC terlihat dalam menjalani uji coba lawan Bintang Semeru FC. Dalam friendly match berdurasi 2 x 60 menit di Lapangan Kusuma Agrowisata Kota Batu, Rabu (22/1) pagi, Arema pesta gol. Oh In Kyun dkk menang dengan skor telak, 10-1.
Gol-gol kemenangan Arema dicetak oleh M. Rafli (2 gol), Kushedya Hari Yudo (2 gol), Oh In Kyun dan Hendro Siswanto, yang membuat tim Singo Edan unggul 6-1 di babak pertama. Sementara, di babak kedua giliran Dave Mustaine, Titan Agung, Hanif Sjahbandi dan Ridwan Tawainella yang menambah empat gol dan memastikan kemenangan 10-1. Satu-satunya gol balasan Putra Semeru FC, dicetak oleh pemain bernomor 99, Joza.
Pelatih Arema, Mario Gomez pun puas dengan torehan timnya. Menurutnya, pemainnya tampil bagus selama dua babak.
“Ini adalah hasil yang sangat bagus. Dalam pertandingan, kami tak hanya sekadar bermain, tetapi juga berlatih. Kami bekerja sangat keras dan ini sangat bagus,” bebernya.
Dalam uji coba tersebut, Arema menurunkan dua tim berbeda di babak pertama dan babak kedua. Pada 60 menit awal, komposisi bermaterikan Kartika Ajie, Alfin Tuasalamony, Nurdiansyah, Bagas Adi Nugroho, Alfarizi, Dendi Santoso, Oh In Kyun, Hendro Siswanto, Pandi Lestaluhu, M. Rafli dan Kushedya Hari Yudo.
Sempat terjadi pergantian di babak tersebut, ketika Alfin dan Dendi ditarik keluar, digantikan dengan Ridwan Tawainella dan Mariando Djonak Uropmabin. Formasi 4-4-2 dipakai Arema, yang kadang divariasikan dengan formasi 4-2-3-1.
Sementara, di babak kedua, giliran Teguh Amiruddin, Syaiful Indra Cahya, Ganjar Mukti Muhardiyana, Vikrian Akbar, Taufik Hidayat, Hanif Sjahbandi, Jayus Hariono, Dave Mustaine, Pandi, Mariando, dan Titan Agung. Arema mengusung formasi berbeda di babak ini, dengan memakai pakem 4-3-3.
"Saya ingin pemain bisa menerapkan permainan dengan pola apapun. Saya harap mereka juga cepat beradaptasi dengan perubahan di pertandingan," paparnya.
Secara keseluruhan, Gomez tidak mempermasalahkan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, paling penting adalah pemahaman anak asuhnya akan taktik permainan.
“Yang terpenting adalah pemain bisa memiliki opsi dalam games dan mau bekerja keras,” papar dia.
Dia pun menilai, dalam uji coba, anak asuhnya mau terus berlari. Semua bermain bagus, sesuai dengan yang diinginkannya.
"Mereka bermain seperti teman satu dan yang lain," tutur dia.
Sementara itu, penyerang Arema FC, Mariando Djonak Uropmabin mengakui, uji coba perdana berlangsung kurang maksimal. Secara pribadi, dia merasa ada beberapa kesalahan yang terjadi dalam permainan.
"Mungkin karena faktor kecapekan. Jadi sempat salah-salah umpan," papar Mariando.
Dia mengakui, kecapekan wajar melanda timnya. Sebab, selama lima hari terakhir mereka telah digenjot fisik dan tiga hari sebelumnya, berlatih pagi dan sore.
"Sebelumnya, ritme latihan pagi hari fisik, sore baru game taktik. Setiap hari kami ada peningkatan fisik, karena kami mengejar itu untuk menyambut kompetisi," paparnya.
Belum lagi, dalam uji coba, pertandingan berlangsung dua jam atau 30 menit lebih lama ketimbang waktu normal. Terlihat bila pelatih ingin pemain memiliki ketahanan fisik lebih dari 90 menit.
"Positifnya, ini masa persiapan. Kami harus tingkatkan semaksimal mungkin," tambahnya.
Mantan pemain Semen Padang itu mengakui, sempat kaget dengan latihan yang dia jalani. Namun, dia menyadari saat ini sudah saatnya kembali bekerja.
"Memang sangat berat. Tapi ini bekal kami untuk kompetisi," tandasnya.(ley/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Stenly Rehardson

  Berita Lainnya





Loading...