Malang Post - Puluhan Kali Curi Uang Sumbangan Masjid

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Puluhan Kali Curi Uang Sumbangan Masjid

Selasa, 17 Des 2019

MALANG - Usianya masih remaja alias di bawah umur, namun BDS, sudah menjadi pencuri ulung. Tak terhitung sudah berapa kali warga Desa Panggungrejo Kepanjen ini mencuri di rumah tetangganya. Akibat perbuatannya itu, remaja berusia 16 tahun ini harus meringkuk di rutan Mapolres Malang, sejak Minggu (15/12) dini hari.
BDS ditangkap oleh korbannya setelah tepergok hendak mencuri uang di rumah M Amin, tetangganya. Ia diteriaki maling, yang kemudian diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian. "Di rumah korban M Amin ini, tersangka mencuri sudah beberapa kali. Sasarannya selalu uang yang nilainya ratusan ribu hingga jutaan," ucap Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana.

   Baca juga : Ternyata Residivis, Uang Curian untuk Karaoke


Aksi pencurian yang dilakukan oleh tersangka BDS ini, terjadi sejak enam bulan lalu. Sasaran aksinya adalah rumah tetangganya. Berdasarkan laporan dan catatan penyidik, ada banyak laporan kejadian pencurian yang dilakukan oleh BDS. Jumlahnya mencapai puluhan TKP. Selain mencuri uang juga barang berharga lainnya seperti HP.
Salah satu rumah yang menjadi langganan sasaran aksinya adalah milik M Amin. Tersangka mencuri uang sumbangan masjid yang dipegang oleh korban yang juga sebagai bendahara masjid di tempat tinggalnya. "Modus operandinya, selain memanjat dinding untuk naik ke lantai dua rumah korban, tersangka juga masuk melalui pintu samping yang tidak terkunci. Aksinya biasanya dilakukan pada tengah malam," terang Yulistiana.
Terakhir kali mencuri pada Minggu (15/12) dini hari. Tersangka kembali berniat mencuri di rumah korban M Amin. Ketika masuk rumah dan hendak mengambil uang dalam tas, tersangka tepergok oleh korban yang terbangun dari tidurnya.
Tersangka yang tidak bisa kabur langsung ditangkap. Selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian. BDS pun dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. "Kami masih kembangkan lagi kasusnya, apakah ada korban dan TKP lainnya. Karena tersangka juga tidak hafal berapa kali mencuri," tuturnya.(agp/lim)

Editor : Halim
Penulis : Agung

  Berita Lainnya





Loading...