PSSI Sudah Putuskan Pelatih Timnas Indonesia | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Des 2019,

JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif (Exco) Haruna Soemitro mengklaim PSSI sudah memutuskan pelatih baru Timnas Indonesia melalui rapat Exco yang digelar Senin (16/12).  Meski begitu Haruna enggan menyebutkan siapa sosok pelatih yang dipilih PSSI untuk melatih Timnas Indonesia.
Mantan manajer Madura United itu meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan atau Iwan Bule.
"Rapat Exco PSSI sudah dan keputusannya juga sudah, tanya Ketua langsung," kata Haruna.
PSSI sebelumnya menyebut ada dua kandidat yang bakal menjadi pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla dan Shin Tae Yong. Kedua pelatih juga sudah melakukan presentasi di hadapan para Exco PSSI beberapa waktu lalu.
Shin Tae Yong, pelatih asal Korea Selatan, lebih dulu melakukan presentasi di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 19 November lalu. Disusul Luis Milla menggelar presentasi di Manila, Filipina, pada 30 November. Pekan lalu Tae Yong sempat dikabarkan menolak melatih Timnas Indonesia, meski kabar itu kemudian dibantah mantan pelatih Korea Selatan dan PSSI. Tae Yong juga memastikan negosiasi dengan PSSI masih berlangsung.
Nama lain yang juga disebut berpeluang menjadi pelatih skuat Garuda yakni Stefano 'Teco' Cugurra, yang dua musim terakhir merebut gelar Liga 1 bersama Persija Jakarta dan Bali United.
Posisi pelatih Timnas Indonesia lowong sejak Simon McMenemy didepak. Pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia, 19 November lalu, skuat Garuda dipimpin pelatih interim Yeyen Tumena.
Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule untuk membenahi kompetisi secara besar-besaran dan mempersiapkan Piala Dunia U-20 2021 secara matang. Permintaan itu diungkapkan Jokowi saat menerima Iwan Bule dan jajaran pengurus PSSI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/12).
Jokowi mengatakan kompetisi sepak bola Indonesia harus dibenahi demi mendapatkan pemain berkualitas.
"Jadi kita harus betul-betul berbenah, harus berani berubah. Oleh sebab itu, saya sampaikan sistem dan proses kompetisi harus diperbaiki besar-besaran. Karena dari situ akan muncul bibit yang baik dan pentingnya pembinaan dari sejak usia dini," ujar Jokowi.
Dalam pertemuan dengan Iwan Bule, Jokowi mengaku tak mengomentari hasil Timnas Indonesia U-23 yang hanya mampu merebut medali perak di SEA Games 2019 setelah dikalahkan Vietnam 0-3 di final.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu lebih menyoroti ajang Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Indonesia. Jokowi meminta PSSI mempersiapkan Piala Dunia U-20 2021 dengan matang. Jokowi meminta segala sesuatu yang berkaitan dengan ajang internasional itu diperhatikan sejak saat ini.
"Kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, betul-betul saya minta segala sesuatu disiapkan mulai dari promosi acara, melihat lagi transportasi akomodasi stadion. Karena ini event yang tidak mudah didapatkan," ucap Jokowi.
Jokowi juga mengucapkan selamat kepada Iwan Bule yang terpilih menjadi pemimpin PSSI 2019-2023. Dalam pertemuan ini, Jokowi didampingi Menpora Zainudin Amali serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Selain Iwan Bule, pejabat teras PSSI yang hadir antara lain Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri dan Iwan Budianto, serta Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. (ttf/fra/har/cnn/jon)

Editor : Parijhon
Penulis : Net






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...