Malang Post - Program 77 Unggul, Raih Banyak Prestasi

Minggu, 29 Maret 2020

  Mengikuti :


Program 77 Unggul, Raih Banyak Prestasi

Jumat, 21 Feb 2020

TEPAT 14 Februari 2020 lalu, masa jabatan AKBP Yade Setiawan Ujung (YSU), SH, SIK, M.Si sebagai Kapolres Malang berakhir. Peraih Bintang Tri Sakti Wiratama ini mengemban tugas baru sebagai Wakapolrestabes Bandung, Polda Jawa Barat. Jabatannya digantikan oleh AKBP Hendri Umar yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbungkol Spripim Kapolri.
Pergantian jabatan berdasarkan surat telegram Kapolri nomor ST/388/II/KEP/2020 tanggal 3 Februari 2020. Praktis sejak November 2016, Ujung telah menjabat Kapolres Malang lebih dari tiga tahun. Selama itupula segudang prestasi telah berhasil diraih oleh Ujung. Bahkan sehari sebelum sertijab di Mapolda Jatim, pada 13 Februari lalu Ujung masih meraih penghargaan. Sungguh luar biasa!
Inovasi Program 77 Unggul yang digagas Ujung sebagai jabaran teknis Program Promoter Kapolri, mampu membawa Polres Malang ke arah yang lebih baik. Program 77 Unggul itupun berhasil menginovasi banyak pelayanan. Seperti Malang E-Policing, adalah layanan berbasis digital untuk mempermudah masyarakat mengurus kepentingan. Aplikasi yang dapat diunduh pada play store ini dilaunching pada Mei 2018.
Pelayanan yang terdapat pada aplikasi Malang E-Policing di antaranya, Prego (Pendaftaran Regident Online) yakni layanan SIM, STNK dan BPKB. Lakon (Laporan Kehilangan Online),  SP2HP Online (Satreskrim, Satnarkoba, dan Satlantas) yakni melihat perkembangan perkara yang dilaporkan masyarakat ke polisi. Besuk Tahanan Online, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi untuk proses antre besuk. Penyuluhan & Konsultasi Narkoba Online, SKCK Online dan CJS Online (Criminal Justice System Online). Lalu, MCSD (Malang Criminal Smart Database) serta Community Report, yang berisi temuan hasil patroli.
Tidak hanya itu, inovasi lainnya yakni menggagas pelayanan SIMANIS. Yaitu pelayanan SIM khusus perempuan. Selama ini, Ujung juga aktif dalam bidang sosial dengan memberikan bantuan bagi warga kurang mampu.
Sementara meskipun di awal menjabat, Ujung sudah dihadapkan dengan masalah 17 tahanan kabur.  Namun dalam waktu dua pekan, para tahanan yang kabur bisa ditangkap semua. Termasuk bisa menyulap tahanan Mapolres Malang, menjadi tahanan ala Alcatraz dengan dinding super tebal, sehingga sulit bagi tahanan untuk kabur lagi.
Pada September 2017, Ujung mendapat penghargaan dari Bupati Malang, saat itu Rendra Kresna, lantaran dianggap mampu menjaga keamanan dan kondusivitas. Selang satu bulan atau tepatnya Desember, Polres Malang di bawah kepemimpinannya mendapatkan penghargaan dari KPPN atas kinerja pengelolaan DIPA terbaik.
Kemudian  awal tahun 2018, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penghargaan kepada Polres Malang atas pelayanan publik dengan predikat sangat baik. Di Mei 2018, Kapolri yang saat itu dijabat Jenderal Tito Karnavian, memberikan penghargaan kepada Polres Malang sebagai Satgas Nusantara Terbaik.
Lalu, pada tahun yang sama itu, Polres Malang juga berhasil mendapatkan predikat prestisius Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Masuk tahun 2019 bisa dibilang menjadi tahunnya Polres Malang. Dimana Polres Malang berhasil meraih penghargaan Satker terbaik dalam pengelolaan anggaran Dipa 2019 dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Jawa Timur.
Kemudian, meraih Promoter Award sebagai Kapolres teladan dari Lemkapi. Selanjutnya pada November 2019, Polres Malang juga sukses meraih penghargaan pelayanan publik nilai tertinggi yaitu A kategori Pelayanan Prima. Puncaknya, Ujung membawa Polres Malang meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Menpan RB pada Desember 2019 lalu.
Sebagai penutup kenangan indah selama menjabat Kapolres Malang, Ujung mendapat penghargaan sebagai pelopor penggerak WBK dan WBBM. Penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis diserahkan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Gedung Mahameru Mapolda Jatim di Surabaya, Kamis (13/2).
"Luar biasa prestasi yang didapatkan oleh Kapolres Malang. Bahkan di hari terakhir sebelum pindah ke Bandung, Polres Malang masih diberi penghargaan dari Kapolri. Ini bukti kinerja Pak Ujung selama di Malang," ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati.
Tidak itu saja, selama menjalani profesinya sebagai anggota kepolisian, Yade Setiawan Ujung juga beberapa kali meraih tanda kehormatan.  Di antaranya, tanda kehormatan Lencana Dwidya Shista, Lencana Kesetiaan 8 tahun, Lencana Kesetiaan 16 tahun, Satya Lencana Bhakti Nusa, Satyal Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Jana Utama dan Satya Lencana Kestaria Bhayangkara.
“Kami berharap, Pak Ujung, bisa semakin sukses dalam karirnya. Tentunya kembali ke Jawa Timur dengan pangkat serta jabatan baru,” tutur Nining Kusumawati. Pasalnya selama tiga tahun lebih ini, Ujung juga membawa banyak perubahan serta pembangunan untuk Polres Malang.(agp/sir/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Agung Priyo

  Berita Lainnya





Loading...