Polda Jatim Sita 14 Unit Mobil Mewah Bodong | Malang Post

Senin, 20 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Des 2019,

SURABAYA - Polda Jawa Timur kembali menyita mobil mewah karena diduga tidak dilengkapi surat-surat seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dan diduga tidak membayar pajak. Sebelumnya, ada 13 unit, kini menjadi 14 unit.
Saat ini, mobil-mobil mewah tersebut diparkir Mapolda Jatim. Belasan mobil mewah itu disita dari Kota Surabaya dan Malang, ada yang diamankan di jalan raya, mal dan rumah pemilik. Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menjelaskan pihaknya melakukan kegiatan mengamankan kendaraan-kendaraan mewah atau supercar berawal dari kejadian mobil Lamborghini terbakar di jalan raya beberapa hari lalu.
"Dari situ tim Polda Jatim bekerjasama dengan Polrestabes melakukan pemeriksaan, dan diperoleh hasil pengembangan ada beberapa kendaraan yang diamankan. Baik hasil di jalan raya kita mengambil oleh lalu lintas dan reserse karena tidak bawa surat-surat," tutur Luki, Senin (16/12/2019) kemarin.
Menurut Luki, pihaknya juga melakukan door to door terkait informasi yang berkembang adanya kendaraan bodong. Mobil mewah yang diamankan bisa bertambah lagi karena banyak sekali kendaraan mewah di Jatim.
Ke-14 mobil mewah yang diamankan polisi itu meliputi Ferrari sebanyak 5 unit, Mc Laren 3 unit, Porsche 2 unit, Aston Martin 1 unit, Lamborghini 1 unit, Mini Cooper 1 unit dan Nissan GTR 1 unit.
"Saat ini, saya mengundang teknisi untuk mengetahui nomor mobil mesin dan rangka. Ini penting untuk mencocokkan dengan surat-surat yang dimiliki," ujar Luki.
Senin (16/12) sore kemarin, satu mobil mewah bermerk Porsche warna biru yang sempat diamankan polda Jatim, akhirnya diambil kembali oleh pemiliknya atas nama Nasion Said Marcos (57) warga Surabaya. Setelah pemilik menunjukan surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB.
Dengan diambilnya satu mobil mewah oleh pemiliknya ini, tinggal 13 mobil mewah yang masih diamankan di Mapolda Jatim. Polisi akan menyerahkan mobil mewah itu pada pemiliknya, asalkan bisa menunjukan bukti kepemilikan dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menyatakan ada mobil mewah yang diambil pemiliknya karena dokumennya lengkap. Pelanggaran mobil itu karena diganti cat dari warna orange ke warna biru toska.
"Pergantian warna juga harus ada surat keterangan dari bengkel yang mengganti cat," terang Luki pada wartawan. (dtc/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : dtc






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...