Pipa Jebol Lagi, Krisis Air Bersih Berkepanjangan | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 15 Jan 2020,

MALANG – Krisis air bersih di Kota Malang akan berkepanjangan. 30 ribu pelanggan Perumda Tugu Tirta Kota Malang (dulu PDAM) harus lebih bersabar lagi dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya. Diperkirakan, tiga sampai empat hari ke depan masih akan kesulitan air bersih. Karena pipa distribusi 500 mm di Jalan Raya Pulungdowo, Tumpang jebol, Senin (13/1) sore .
Padahal, sebelumnya selama empat hari pelanggan Perumda Tugu Tirta Kota Malang sudah krisis air bersih, karena pipa distribusi yang lokasinya tidak jauh dari yang jebol Senin , juga jebol dan baru selesai diperbaiki pada Senin . Perbaikan pipa diperkirakan waktunya hampir sama dengan yang sebelumnya jebol.

   Baca juga : Dampak Jebolnya Pipa Transmisi di Tumpang, 30 Ribu Pelanggan PDAM Krisis Air Bersih


30 ribu pelanggan Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang terdampak antara lain, kawasan Janti, Jalan Ki Ageng Gribig, Jalan KH Malik Dalam, Segaran, Muharto, Lowokdoro, Jalan Satsui Tubun, Jalan Danau Sentani, Gadang, Jalan Selat Malaka, Kebon Agung, Jalan Danau Bratan, Jalan Danau Singkarak,  Dirgantara, Jalan Selat Bali, Buring Hill, Citra Garden- Kalisari, Perum BTU, dan Kalianyar, dan lainnya.
Murdianto, warga Perum BTU Blok GA mengaku kesal dan sangat mengeluhkan pelayanan air bersih Perumda Tugu Tirta. Ia dan keluarganya sudah empat hari, tidak dapat beraktivitas dengan normal karena air bersih tidak mengalir.
“Rasanya sudah tidak sabar menunggu air bersih. Ini sudah berkali-kali kami alami. Kami ini membayar tagihan air tidak pernah telat, tapi diperlakukan seperti ini. Kami minta tanggungjawab pemerintah dan manajemen Perumda Tugu Tirta Kota Malang untuk memenuhi kebutuhan air bersih kami,” tegasnya dengan nada kesal.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama 4 hari, dia hanya mengandalkan pasokan air dari bantuan tangki yang datangnya tidak pasti. Itupun sangat terbatas, karena dalam satu hari tangki datang hanya satu kali. Itu pun harus berebut dengan warga lainnya.
Sejak dua hari yang lalu, pria berkacamata ini bahkan mengungsikan putranya ke rumah mertuanya yang tidak jauh dari kediamannya di BTU. Dia menjaga rumah dan mengambil pasokan air untuk kebutuhan rumah tangganya. “Karena air itu kebutuhan yang sangat dasar. Kalau seperti ini terus bagaimana tanggung jawab pemerintah dan PDAM (Perumda Tugu Tirta Kota Malang, red),” ujanya.
Hal yang sama juga dialami, Erika Sri, warga Perum Emerald Garden Bumiayu. Sudah 3 hari tanpa air bersih. Ia mengaku sangat kesusahan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Dropping air pun kadang dibalas kadang tidak. Datang juga jam 1 pagi, jam 2 pagi. Saya ada anak kecil sampai harus numpang mandi ke rumah kawan di kota yang rumahnya ada air bersih,” keluhnya.
Hal-hal lain yang dialami warga pun beragam. Sebagian besar warga terdampak berada di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Ada yang mengungsi ke rumah kawan sejak 3 hari, ada pula yang mandi di SPBU untuk bisa berangkat kerja. BUMD yang mengurusi air bersih ini pun sempat kewalahan untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih dengan menggunakan mobil tangki sampai harus mendatangkan mobil-mobil tangki dari PDAM beberapa wilayah di Jatim. Tercatat ada 21 mobil tangki yang dikerahkan untuk menyuplai air bersih ke pelanggan yang terdampak.
“Kami mendapat bantuan mobil-mobil tangki dari daerah lain untuk membantu menyuplai air bersih pelanggan yang terdampak,” terang Dirut Perumda Tugu Tirta M Muhlas.
Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji meminta maaf pada warga akibat kejadian tersebut.
"Tentu kami mohon maaf kepada semua pelanggan, kami sudah merespon cepat dan minta segara dioperasikan bantuan air ke warga Insya Allah akan kita operasikan 20 mobil tangki," ungkap Wali Kota Malang, Sutiaji, usai monitoring kejadian pukul 22.45 WIB, Senin malam.
Ia mengatakan kebocoran pipa Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang berlokasi di desa Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang berdampak kepada pasokan layanan air bersih ke warga, khususnya pada 30 ribu pelanggan. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...