Perlengkapan Sembahyang Mulai Diburu | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 15 Jan 2020,

MALANG - Salah satu toko penyedia perlengkapan sembahyang bagi masyarakat penganut agama Budha dan Konghucu di pasar besar ini sudah mulai merasakan peningkatan omset jelang tahun baru Imlek. Namun peningkatan omset kali ini ternyata menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabul Sukrianto penanggung jawab Toko Patung Budha dan Dewa Dhamma Manggala yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto. Menurutnya, meskipun sudah mulai terlihat ada peningkatan penjualan, namun peningkatannya tidak setinggi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya kurang sebulan itu sudah ramai. Ini sudah kurang dua minggu sebelum tahun baru Imlek baru mulai meningkat," kata pria yang akrab disapa Kabul ini.

   Baca juga : Perayaan Tahun Baru Imlek, Harris Hotel Hadirkan Nuansa The China Town

 

Penurunan omset dibanding dengan tahun sebelumnya tersebut diperkirakan karena berbarengan dengan momen masuk sekolah. Jadi masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan sekolah putra-putri mereka terlebih dahulu dibanding dengan melengkapi pernak-pernik Imlek.

"Sepertinya ini karena berbarengan sama anak-anak masuk sekolah, jadi ya penurunannya lumayan terasa. Tapi masih belum tahu nanti minggu depan mungkin ada peningkatan lagi," lanjut dia.

Baca juga : Es Santan Roti Manis Sejak 1968

Produk yang paling banyak dicari menjelang perayaan tahun baru Imlek di toko ini adalah dupa. Toko ini merupakan salah satu toko penyedia perlengkapan sembahyang yang paling lengkap. Bahkan konsumennya juga berasal dari daerah-daerah lain seperti, Pandaan, Pasuruan, Batu, Blitar, Trenggalek, dan sejumlah daerah lain.

"Kalau kata pembeli toko ini memang yang paling lengkap, mereka datang dari berbagai daerah. Jadi saya juga melayani pembelian via online," sebutnya.

Lebih lanjut, selain dupa dan juga kemenyan dengan berbagai varian jenis dan keharuman, toko ini pastinya juga menyediakan angpao dan pernak-pernik hiasan khas etnis Tionghoa. Seperti gantungan pita dengan warna merah dan lampu lampion. Harga yang dibanderol untuk pernak-pernik tersebut adalah mulai dari Rp 5 ribu sampai jutaan rupiah.

"Kalau angpao mulai dari Rp 3 ribu, kemudian ada berbagai patung itu mulai dari Rp 100 ribu sampai belasan juta. Yang belasan juta itu patung dewa-dewi, kita datangkan langsung dari luar negeri," terangnya.(asa/lim)

Editor : Abdul Halim
Penulis : Inasa All Islamiya






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...