Perempuan Jadi Kurir Sabu, Nekat karena Harga Kebutuhan Makin Mahal | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 21 Jan 2020,

MALANG - Harga kebutuhan semakin mahal menjadi alasan Sri Winarti, 43 tahun, warga Desa Mendalanwangi , Kecamatan Wagir Kabupaten Malang menjadi kurir sabu-sabu. Dia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang karena terhimpit ekonomi itu.
Perempuan asal Wagir yang tinggal di Jalan Muharto, Kecamatan Kedungkandang ini terjerumus dalam lembah narkoba. Perempuan lulusan SD ini butuh uang untuk memenuhi kebutuhan. Namun dia harus mendekam di Mapolresta Malang Kota setelah ditangkap sejak Kamis (17/1) lalu.
Sehari-hari, perempuan ini hanya ibu rumah tangga biasa. Kemudian, ia tergiur dengan penawaran seorang bandar. Ia diminta untuk mengantarkan narkoba dengan sistem ranjau dan diberi upah Rp 100 ribu. ‘’Kebutuhan makin mahal dan saya tidak memiliki pekerjaan tetap untuk mendapatkan penghasilan,’’ ujar Sri Winarti.
Penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan kasus. Sebelumnya, polisi menangkap Hari Susanto, 25 tahun warga Jalan Muharto yang juga tinggal di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Ia diamankan polisi setelah membeli sabu di Jalan Satsuit Tubun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita tiga bungkus sabu yang dikemas dalam bungkus mie instan dengan total 13,42 gram. Setelah melakukan introgasi dan pengembangan, Hari ternyata mendapat barang tersebut dari Sri.
Berdasarkan keterangan tersebut, polisi langsung menangkap Sri di rumahnya. Saat itu, ia sempat mengelak bahwa dirinya bukan kurir maupun pengedar sabu.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi mendapat bukti percakapan yang mengarah kepada transaksi narkoba. Selain itu, polisi juga menggeledah rumah Sri dan menemukan paket sabu seberat 5,28 gram yang disembunyikan di dalam bungkus mie instan.
"Tersangka S bukan pengedar, ia hanya kurir. Ia mengantarkan barang atas perintah dari bandar. Sedangkan tersangka H, adalah pengguna," terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.
Sampai saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Kedua tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Malang Kota. "Tersangka S kami kenakan Pasal 114 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 dan atau Pasal 112 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," tandas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sri Winarti, 43 tahun, warga Desa Mendalanwangi , Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ditangkap petugas Polresta Malang Kota. Dia ditangkap karena menjadi kurir atau pengedar sabu-sabu. (tea/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Amanda Egatya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...