Perayaan Natal Nan Indah dan Menginspirasi Bersama PT INDANA | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 27 Des 2019,

Sekitar 1.517 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menorehkan cat dengan beragam warna pada deretan kanvas panjang, penuh suka cita. Mereka melahirkan karya seni yang tak ternilai harganya. Proses kreatif itu terjadi di tengah keterbatasan, anak-anak tersebut tak sempurna, namun karyanya luar biasa.

Ya, ada yang menggunakan ujung lengan untuk menorehkan cat, karena sudah tak memiliki pergelangan tangan. Kemudian ada juga yang menggunakan kaki, karena sudah tidak memiliki kedua tangan sama sekali. Suasana semarak bahagia, sekaligus haru menyeruak pada momen tersebut.
“Ribuan anak-anak kita turut serta dalam kegiatan ini, spesial sekali karena bertepatan dengan momen perayaan Natal,” kata Ketua Yayasan Bhakti Luhur Malang Suster Marcellina Restu Kristanti.
Kegiatan tersebut mendatangkan kebahagiaan bagi segenap keluarga besar Yayasan Bhakti Luhur. Melalui giat pemecahan Rekor Dunia dan serangkaian kegiatan dan hiburan yang dihadirkan oleh PT INDANA bersama dengan Komunitas Hati Kasih, Yayasan Bhakti Luhur Malang bisa merayakan Natal dengan lebih semarak.
"Saya bahagia sekali karena membahagiakan anak-anak, jadi semuanya bisa berkumpul dalam acara yang sebesar ini," sebutnya.
Lebih lanjut, ribuan ABK beserta sanak saudaranya tak hanya berasal dari Asrama Yayasan Bhakti Luhur. Namun juga berasal dari sejumlah paguyuban yang menaungi ABK yang bahkan tak hanya berasal dari penganut Kristiani.
“Yayasan Bhakti Luhur menaungi mereka yang membutuhkan tanpa melihat latar belakang suku maupun agama yang dianut,” ujarnya.
Melalui giat tersebut, telah terpecahkan Rekor Dunia MURI, dengan melukis cap tangan dan kaki di Halaman Yayasan Bhakti Luhur Kota Malang, Rabu (25/12). Kegiatan tersebut dilakukan serentak bersama keluarga besar Yayasan Bhakti Luhur Malang.
"Kebetulan ini eventnya pas Natal. Ada sekitar 100 kg cat yang kita sediakan, jenis catnya Decofresh dan Mix One, dengan berbagai macam warna," kata Vice President PT. Inti Daya Guna Aneka Warna (INDANA), Steven A. Sugiharto.
Jadi 1.517 ABK pada momen tersebut melukis cap tangan dan kaki mereka menggunakan cat yang disediakan oleh PT INDANA, yang sekaligus memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Yayasan Bhakti Luhur. Melalui komunitas 'Hati Kasih', yang menjadi inisiator event pemecahan Rekor Dunia MURI oleh Ribuan ABK tersebut.
"Ini pertama kalinya kita ke Yayasan Bhakti Luhur, mudah-mudahan melalui event ini ke depannya masyarakat Indonesia tahu bahwa banyak ABK yang di sini membutuhkan support," sambungnya.
Ketua Penyelenggara event pemecahan MURI dari Komunitas Hati Kasih, Robert Rahardjo menjelaskan, bahwa pemecahan MURI memang didedikasikan bagi ribuan ABK. Mereka di bawah naungan Yayasan Bhakti Luhur Malang. Agar mereka semakin dikenal oleh masyarakat secara umum. Sekaligus agar mereka mendapat hiburan spesial yang bertepatan dengan momen perayaan Natal.
"Mereka ini sebenarnya kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi, tapi kebutuhan hiburan itu yang haus sekali. Makanya kita rancang kegiatan ini dengan berbagai hiburan, ya intinya untuk menyenangkan anak-anak ini," kata dia.
Dijelaskannya, PT INDANA sendiri tak hanya memberikan bantuan dalam bentuk cat. Namun juga bantuan dalam bentuk lain seperti makanan dan hadiah yang digunakan untuk memeriahkan momen pemecahan Rekor Dunia MURI tersebut. Sehingga mereka juga bisa sekaligus merayakan momen Natal bersama sanak saudaranya.
Dengan suasana semarak, ribuan ABK ini menorehkan cat menggunakan tangan atau kaki mereka, pada kanvas-kanvas yang sudah disediakan oleh panitia secara serentak. Hingga Executive Manager MURI Sri Widayati menetapkan bahwa giat tersebut telah memecahkan Rekor Dunia MURI, dengan ABK pelukis cap tangan dan kaki terbanyak se-Indonesia.(asa/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Inasa



Loading...