Perangkingan Nilai Siswa Rawan Diprotes Orang Tua | Malang POST

Selasa, 18 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 14 Jan 2020,

MALANG – Tahun ini Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Hal ini dinilai sekolah rawan terhadap protes dari orang tua apabila anaknya tidak masuk rangking sesuai ketentuan LTMPT.
BK SMAN 1 Malang, Agus Salim menjelaskan, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) serta pemeringkatan dilakukan mulai 15 Januari – 8 Februari. Perangkingan dilakukan oleh sekolah baru tahun ini diberlakukan.
“Jadi rawan diprotes orang tua, cuma antisipasinya nanti ketika ada protes akan kami jelaskan apadanya, karena rangkingnya ini nanti diambil dari nilai rapor siswa semester 1 sampai 5,” ujar Agus.
Dikatakannya, persiapan pengisian PDSS sudah dipersiapkan SMAN 1 Malang dengan semaksimal mungkin. Tahun lalu sekolah di jalan Tugu ini menyiapkan dua ruangan komputer untuk memfasilitasi para siswa dalam pengisian data dan memandu agar tidak ada kesalahan saat input.
“Kalau tahun ini  sekolah memasukkan dulu data-data nilai siswa,” jelasnya.
Untuk melakukan pemeringkatan sebelumnya, pihak sekolah harus mengisikan nilai siswa dan sistem yang akan melakukan validasi nilai tersebut. Nilai yang dimasukkan pada dasarnya memperhitugkan mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Bilogi bagi jurusan IPA. Jurusan IPS yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi dan Geografi.
Sementara jurusan Bahasa antara lain Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu bahasa asing. Setelah pengisian nilai siswa, sekolah dapat melakukan finalisasi dan tahap selanjutnya pemeringkatan. Apabila pihak sekolah tidak melakukan tahap finalisasi hingga batas akhir pengisian PDSS maka sekolah tersebut tidak dianggap peserta SNMPTN dan siswa dari sekolah bersangkutan tidak dapat ikut serta seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN. Pada tahap perangkingan sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat apabila ada nilai yang sama.
“Kalau menggunakan prestasi akademik lain ini kami masih belum tahu seperti apa prosedurnya, misalnya itu prestasi tingkat nasional atau internasional yang berjenjang dan tidak itu apa sama atau tidak nilanya karena kan bobotya kan beda,” urainya. (lin/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Linda Elpariyani



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...