Malang Post - Pengedar Sabu, Sopir Trailer Ditangkap

Minggu, 05 April 2020

  Mengikuti :


Pengedar Sabu, Sopir Trailer Ditangkap

Rabu, 06 Nov 2019

PROBOLINGGO – Satreskoba Polres Probolinggo Kota Senin (4/11) sore menangkap seorang sopir sekaligus merangkap pengedar sabu-sabu. Penangkapan ini dilakukan di Jalan KH Hasan Genggong, dekat perbatasan antara Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo.
Informasi yang dihimpun, sebelum melakukan penangkapan, kepolisian mendapat informasi ada sopir truk trailer yang berjalan dari arah Jember-Lumajang ke Surabaya. Saat itu, laju truk beberapa kali oleng. Polisi mulai curiga dan ada informasi yang diterima menyebutkan bahwa sopir juga membawa narkoba di kendaraannya.
Kemudian satreskoba menelusuri informasi tersebut dari ciri-ciri kendaraan dan menemukan kendaraan tersebut berhenti di salah satu warung kopi di kelurahan Kedung Asem. Hingga polisi kemudian menyelidiknya, dengan membawa truk ke kantor polisi.
“Informasi awal yang kami peroleh ada truk trailer dari arah Lumajang melintas dalam kondisi oleng. Kami telusuri informasi ini dan menemukan sopir dan truk ada di Kelurahan Kedung asem,” ujar AKP Suharsono, Kasatreskoba Polres Probolinggo Kota.
Lokasi ditangkapnya pelaku tepat dekat gapura perbatasan kelurahan Kedungasem dengan Desa Jorongan. Penangkapan terjadi sekitar pukul 15.00. Sejumlah petugas polisi kemudian mendatangi Febri Usmanto, 38, sopir truk trailer yang dimaksud.
Saat ditemui petugas, lelaki asal Kedungjajang Kabupaten Lumajang tersebut membantah tuduhan dari polisi bahwa dirinya membawa narkoba. “Untuk mencari bukti, kami melibatkan anjing K9 untuk memeriksa truk bernopol N 8319 UR. Cukup lama untuk mencari akhirnya ditemukan dicelah-celah ban antara ban depan dan ban belakang,” jelasnya.
Polisi menemukan 4 paket sabu-sabu seberat 1,4 gram. Rincian 4 paket tersebut 0,38 gram, 0,40 gram, 0,34 gram dan 0,28 gram. “Nilainya sekitar Rp 1,5 Juta. Selain itu kami mengamankan juga ponsel pelaku. Dia adalah pemakai dan juga pengedar,” ujarnya.
Dari pemeriksaan awal kepada pelaku, Febri beralasan pekerjaannya adalah sopir. Lantaran sering mengemudi di jalan, dia lalu menggunakan sabu-sabu. Dalihnya, mengatasi kelelahan saat bekerja dan perjalanan yang panjang.
Mantan Kasatbinmas Polres Probolinggo Kota ini menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap Febri Usmanto. Termasuk menelusuri kemungkinan Febri masuk dalam jaringan narkoba antar kota. “Untuk kemungkinan masuk dalam jaringan narkoba, kami masih mengembangkan penyidikan,” jelasnya.
Saat ini pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subs pasal 112 ayat 1, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara,” ujarnya. Sementara itu saat ditemui wartawan, Febri menjelaskan bahwa dia menggunakan sabu-sabu untuk mengatasi penyakit asam urat. “Kalau sudah kambuh asam urat, saya pakai ini,” ujarnya.(rdb/lim)

Editor : halim
Penulis : rdb

  Berita Lainnya





Loading...