Malang Post - Penemuan Bayi Lengkap Ari-ari, Bayi Kedinginan di Rumah Kosong

Minggu, 29 Maret 2020

  Mengikuti :


Penemuan Bayi Lengkap Ari-ari, Bayi Kedinginan di Rumah Kosong

Senin, 17 Feb 2020

MALANG – Bayi malang yang baru keluar dari rahim ibunya, dibuang di Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. Senin dini hari (17/2), sekitar pukul 00.30 WIB, bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di sebuah rumah kosong milik Joko Susianto, Kepala Dusun Bumirejo.


Dari informasi yang dihimpun, peristiwa penemuan bayi tersebut, diawali dari suara tangis yang terdengar di depan rumah kosong kepala dusun. Joko, tentu saja curiga dengan suara bayi tersebut. Setelah mendatangi arah suara, Joko kaget, karena mendapati seorang bayi yang masih hidup, kedinginan di dalam kardus.


Bayi tersebut, terlihat masih merah, dengan tali pusar yang belum dipotong rapi. Kontan, Joko langsung menghubungi pemangku desa, sekaligus melaporkannya kepada Polsek Wonosari. Petugas Polsek Wonosari, yaitu Aipda Aris Kurniawan, Bripka Fuad dan Briptu Ramadhan, bergegas menuju tempat penemuan bayi.
“Untuk segera menyelamatkan bayi agar tidak kedinginan, kami mengevakuasinya ke Puskesmas Wonosari. Di sana, bayi langsung tertangani, mendapatkan perawatan dan tak kedinginan,” ujar Kapolsek Wonosari, AKP Edi Purnama kepada wartawan, Senin siang.


Bidan Lita Puji Lestari, menjadi perawat sementara bayi berjenis kelamin laki-laki ini. Tindakan medis yang dilakukan adalah memotong dan merapikan tali pusar. Pihaknya juga memandikan bayi dan membersihkannya dari darah bekas persalinan yang mengering di badannya. Serta, memberikan susu formula kepada bayi yang dipastikan kelaparan karena diduga kuat ditelantarkan oleh ibu kandungnya.
“Bayi tersebut memiliki berat badan 3,2 kilogram, panjang 41 sentimeter, sehat dan lucu,” ujar Edi.


Kepolisian serta warga setempat sangat heran, bagaimana bisa seorang bayi sehat seperti itu ditelantarkan orang tuanya. Edi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap tuntas siapa orang tua si jabang bayi.
“Disinyalir, bayi ini lahir di luar nikah orang tuanya. Orang tua bayi merasa malu dan tega menelantarkan anak di rumah kosong. Kami masih mendalami kasus ini, untuk mencari orang tua. Orang tuanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tutup Edi.


Kasus pembuangan bayi di Kabupaten Malang ini, bukan kali pertama yang terjadi di Februari. Belum lekang dari ingatan, sehari sebelumnya, ada bayi dibuang dan ditemukan sudah mengambang tak bernyawa di sebuah saluran irigasi Desa Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Bayi yang diperkirakan berusia satu minggu, ditemukan oleh seorang petani di sungai Molek.  Selain itu, beberapa kasus penemuan bayi juga terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Malang. (fin/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Fino Yudistira

  Berita Lainnya





Loading...