Malang Post - Pemred Malang Post Latih Guru Kemenag Menulis

Kamis, 09 April 2020

  Mengikuti :


Pemred Malang Post Latih Guru Kemenag Menulis

Sabtu, 26 Okt 2019

MALANG - Pemimpin Redaksi Malang Post Dewi Yuhana memberikan pelatihan jurnalistik kepada 120 guru dan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Malang. Pelatihan yang digelar di Aula MTs Negeri 1 Kota Malang tersebut, diikuti peserta perwakilan dari RA/BA, MI, MTs, MA Negeri dan Swasta yang ada di Kota Malang. Termasuk dari Kantor Urusan Agama dan Kankemenag sendiri.   
Dalam kesempatan tersebut, Dewi Yuhana menyampaikan bahwa menulis itu mudah asalkan menguasai rumusnya. Sebab menulis membutuhkan pembiasaan, sehingga kemampuan seseorang dalam menulis terus terasah.
Ia juga mengimbau kepada  para peserta untuk mulai menyukai menulis berita sehingga layak untuk dipublikasikan di media-media mainstrem.
“Karena sekarang ini publikasi berita juga bisa menjadi pertanggungjawaban kepada stakeholder dan juga orang tua murid dan lain-lain,” katanya.
Di sesi pelatihan, Dewi Yuhana juga ‘memaksa’ peserta untuk menulis. Dengan memberikan mereka waktu untuk praktik membuat berita yang singkat.
“Hasilnya cukup bagus, ternyata mereka bisa membuat tulisan dengan lead yang bagus hingga alenia kedua. Hanya perlu diasah kembali untuk menjadi lebih bagus,” ujarnya.
 Menurut Hana, sapaan akrabnya, penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Maka bagi para pemula hendaknya sering membaca agar bisa membuat tulisan yang bagus. Baik membaca buku atau membaca berita yang ada di media Koran dan lain sebagainya.
“Jadi banyaklah membaca, untuk memperkaya wawasan kita agar mempunyai kosa kata yang banyak dan mempermudah dalam menulis,” terangnya.

   Baca juga : Jumbo Sale Matahari , Potongan 70 Persen Hingga Cashback
Ia berharap usai pelatihan para peserta yang rata-rata merupakan staf humas di lembaga masing-masing bisa memaksimalkan publikasi dan branding lembaganya. “Karena kemampuan menulis berita sangat penting bagi guru untuk menyampaikan kabar yang baik kepada masyarakat,” tambahnya.
Di sesi kedua para peserta pelatihan  diberikan  materi tentang ilmu fotografi. Dalam hal ini, Solmisah selaku Subag Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur menjadi pemateri. Kepada para peserta ia menjelaskan cara dan trik mengambil gambar dengan baik, dengan cara lebih dulu menyebutkan kriteria gambar kamera.
"Ada normal sejajar, low angle dari bawah, Bird angle dari atas dan frog angle," terangnya.
Menurutnya, untuk menjadi fotografer yang bagus, maka harus sering memfoto di berbagai kesempatan dengan beragam objek.
"Karena fotografi itu kaitannya dengan skill. Semakin sering berlatih maka skillnya semakin bagus," tandasnya.
Muhammad Burhanuddin, SH, Kasubag Humas Kankemenag Kota Malang, selaku Ketua Panitia mengatakan pelatihan diikuti oleh sebanyak 120 orang dari satuan kerja yang ada di bawah naungan Kemenag. Tujuan kegiatan tersebut untuk melatih peserta menjadi reporter yang nantinya bertugas untuk meliput kegiatan menjadi sebuah berita yang bisa dipublikasikan di media. Termasuk prestasi prestasi yang dicapai oleh siswa di madrasah.
"Biar kita tidak menjadi katak dalam tempurung. Sebenarnya kita punya potensi tapi masyarakat tidak tahu karena kita tidak mengerti cara mempublikasikan," kata dia. (imm/oci)

Editor : rosida
Penulis : imam

  Berita Lainnya





Loading...