Malang Post - Pemkot Batu Batasi Produk Luar Negeri

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Pemkot Batu Batasi Produk Luar Negeri

Sabtu, 15 Feb 2020

BATU - Pemerintah Kota Batu harus melindungi warganya yang mayoritas petani. Karena itu DPRD Kota Batu berharap ada regulasi untuk membendung derasnya impor hortikultura, sehingga masuk pasar Kota Batu.
Dalam waktu dekat, Komisi B DPRD Kota Batu bakal melakukan hearing dengan Dinas Pertanian Kota Batu. Hearing membahas formula tepat demi perlindungan pertanian.
"Sebagai daerah penghasil pertanian, kebijakan hukum untuk melindungi petani sangat penting. Salah satunya melindungi produk pertanian Kota Batu agar tidak kalah harga dengan produk impor," ujar anggota Komisi B dari Fraksi Gabungan Amanat Demokrat, Deddy Irfan Alwani kepada Malang Post, Jumat (14/2) .  
Dia tidak menginginkan, hasil panen petani mengalami harga anjlok dan petani merugi dengan adanya produk dari luar. Jaminan perlindungan petani harus segera dituangkan melalui regulasi atau kebijakan di peraturan daerah (perda), peraturan wali kota (perwali), atau peraturan lainnya. Namun dalam setiap peraturan yang dibuat di daerah, harus ada aturan turunan dari pemerintah pusat.
"Apakah daerah lain ada aturan pembatasan impor hortikultura, ini yang masih kita cari. Kemudian melihat apa saja produksi holtikultura yang melimpah dan yang kurang setiap tahun di Kota Batu," imbuhnya.
Dengan begitu, lanjut dia, kebijakan tidak serta merta membatasi semua sayuran impor dan buah impor. Dengan pembatasan produk holtikultura dari luar, produk petani Kota Batu harus memenuhi kuantitas dan kualitas bagus.
Perda nantinya juga harus memberikan solusi dalam pemasarannya. Misalnya pemerintah mendorong pengusaha wisata dan hotel menyerap hasil pertanian warga Kota Batu.
Deddy menambahkan beberapa komoditi yang bakal diutamakan yaitu apel dan bawang putih. Apel merupakan ikon Kota Batu yang sekarang mulai tergerus dan bawang putih selama ini impor.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Pandanrejo, Winardi sangat mendukung dengan adanya Perda pembatasan produk holtikultura impor di Kota Batu. "Bagus itu. Paling tidak dengan adanya aturan tersebut hasil petani lokal bisa terserap pasar," beber Winardi. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdianto

  Berita Lainnya





Loading...