Malang Post - Pemkab Malang Bentuk Tim Khusus, Kembangkan Desa Wisata

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Pemkab Malang Bentuk Tim Khusus, Kembangkan Desa Wisata

Rabu, 19 Feb 2020

MALANG – Pembinaan terhadap Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Malang tidak hanya sebatas promosi wisata. Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) juga melakukan pendampingan dengan membentuk tim khusus. Harapannya supaya Desa Wisata bisa berkembang secara maksimal.


Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Malang, Lani Massuro mengatakan, tim khusus dibentuk sejak Januari lalu. Beranggotakan lima orang yang memiliki tugas pendampingan dan pengembangan Desa Wisata.
“Tim pendamping ini keliling untuk memberikan materi. Ada lima materi yang diberikan, diantarannya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata, BUMDes, pemasaran, dan pariwisata berkelanjutan,’’ ungkapnya.


Lani menyebut, dari laporan yang sudah masuk ada tiga desa yang sudah mendapat pendampingan. “Detail laporannya seperti apa, belum kami terima. Namun tiga desa yang didatangi nanti akan dilakukan evaluasi kelebihan dan kekurangannya,’’ ujarnya.


Saat ini, lanjutnya tim khusus sedang melakukan pendampingan serta pengembangan di lima desa. Yakni Desa Ngadas, Ngadirejo, Peniwen, Purwodadi, serta Waturejo. Dari lima desa yang menjadi super prioritas tersebut, tiga diantaranya sudah didatangi oleh tim khusus.


Ditambahkannya, dengan pendampingan yang dilakukan, lima desa tersebut diharapkan bisa menjadi Desa Wisata dengan kategori maju. Karena tim ini tidak sekadar memberikan materi ataupun teori, tetapi juga praktek.
“Jadi kalau di desa itu belum ada tour guide nya, maka warga yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata akan mendapatkan pelatihan tour guide. Begitu juga standart home stay dan lainnya,’’ tambahnya,
“Dalam pendampingan, tim khusus juga menganalisa kekurangan di Desa Wisata. Ketika ada kekurangannya, akan langsung mendapatkan penanganan,” sambungnya.


Wanita berhijab ini mengatakan, setelah menuntaskan pendampingan terhadap lima desa, nantinya akan diperluas dengan mendatangi 10 desa lain. Teknisnya sama dengan lima desa sebelumnya. Bedanya 10 desa lanjutan, nanti masuk kategori Desa Wisata rintisan. “Targetnya 10 desa ini bisa ikut lomba baik tingkat daerah, provinsi ataupun pusat,’’ katanya.


Sebagai informasi, Disparbud Kabupaten Malang, telah memetakan desa wisata. Sesuai data ada 130 desa wisata. Jumlah tersebut, memiliki kategori mandiri, maju, dan berkembang. “Untuk Desa wisata mandisi ada dua, desa wisata maju ada lima dan berkembang ada 21 desa. Sedangkan sisanya rintisan,’’ bebernya.


Sebanyak 130 desa wisata itu, sudah memiliki SK (surat keputusan)  dari Disparbud Kabupaten Malang yang ditandatangani oleh kepala dinas. Kategori menjadi desa wisata, harus memiliki potensi alam, budaya, kerajinan dan lainnya.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika

  Berita Lainnya





Loading...