Pelajaran Hidup dari Dance | Malang POST

Jumat, 21 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 30 Des 2019,

KECINTAAN terhadap dance membuat  Amanda Dorothys Widriaputri terus berkarya. Ia dari panggung ke panggung. Cedera lutut yang pernah dialami sehingga harus istirahat selama enam bulan tak bikin semangatnya kendor. Apalagi ada pelajaran hidup dari dance yang ditekuni.
Mahasiswi jurusan psikologi UM ini mengisahkan cedera yang dialaminya akibat kecapekan dan tiba-tiba lutut seperti keseleo. Untuk pulih seperti sekarang, butuh waktu lama bahkan harus berhenti dulu dari aktivitas dance.
"Karena cedera, sekarang pun tidak seperti dulu, kalau over capek lutut bisa kambuh dan terasa sakit. Namun tidak menjadi rintangan lantaran dance adalah hobi dan talenta yang saya miliki," ujar Amanda.
Amanda tertarik dance sejak duduk di bangku SMP. Hingga sekarang semakin eksis mendapat tawaran manggung. Mulai dari undangan pesta sweet seventeen, wedding dan berbagai acara lainnya, termasuk kerap ikut beragam perlombaan.
Bahkan gadis kelahiran Malang 19 Januari 2001 ini juga mempelajari semua jenis dance. Hanya saja sekarang lebih fokus di hip hop lantaran aliran ini memberikan ruang gerak lebih luas bisa ke locking maupun ladies.
Amanda saat ini tergabung dalam grup dance Legacy Entertaiment dan masih membantu mengurus Dempo Dynamic Crew (DDC). Selain dance, gadis yang hobi traveling dan foto ini  mengaku juga menjalani dunia Event Organizer (EO).
"Tetapi lebih fokus ke dance dan kuliah, karena ada beberapa kegiatan harus pintar buat planner atau intinya dicatat biar tidak lupa," terangnya.
Perencanaan sangat diperlukan dalam menjalankan banyak agenda. Namun agar tidak semerawut hal paling penting adalah mengutamakan prioritas. Tak hanya itu, guna menjalin relasi yang berkelanjutan menjaga kepercayaan sifatnya mutlak.
"Jika sudah ada janji dengan satu pihak sebaiknya tidak membuat janji lain, lebih bertanggung jawab saja. Intinya akan semua kegiatan kita sesuai jobdesk masing-masing," tegas mahasiswi angkatan 2019 ini.
Bukan saja bertalenta di bidang seni, Amanda juga tak pelit ilmu. Kepada Malang Post ia menuturkan pengembangan skill bukan saja didapat dari banyak latihan melainkan juga melalui sharing ilmu dan terbuka kepada siapa saja yang ingin menggeluti bidang tersebut.
Ia melanjutkan, untuk menunjang prestasi di bidang dance salah satu kuncinya adalah menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga secara rutin. Apalagi dance yang ditonjolkan adalah gerakan sehingga badan fit sangat diharuskan.
"Dance juga bukan saja tentang perfomance, tetapi juga  ada banyak hal yang dipelajari selain basic dan menari, misalnya pelajaran hidup, mengatur waktu kita, bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain, dan masih banyak pelajaran lainnya," papar  lulusan SMAK St Albertus Malang (SMAK Dempo) ini. (lin/van)

Editor : Vandri
Penulis : Linda



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...