Pasutri Lakukan Penipuan Rp 1 Miliar | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 17 Des 2019,

MALANG – Pasangan suami istri yang satu ini memang layak diproses hukum. Agus S, 43, dan sang istri, Aldila Aprilia, 37, warga Jalan Kampung Bali, Magelang Jawa Tengah ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota. Keduanya terlibat kasus penipuan dan penggelapan yang membuat para korbannya merugi total hampir Rp 1 miliar.
Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi penipuan ini dilakukan selama 10 tahun. "Saya pernah di Jakarta, Kalimantan dan terakhir di Malang (melakukan penipuan)," kata Agus.
Aksi penipuan tersebut dilakukan di beberapa tempat di wilayah hukum Kota Malang. Pertama, dilakukan tahun lalu di Jalan Merdeka Timur. Kemudian, aksi berikutnya di Jalan Pulosari dan Jalan Veteran Kota Malang. Dari tangan masing-masing korban, tersangka meraup keuntungan yang cukup fantastis, yakni Rp 540 juta, Rp 170 juta dan Rp 70 juta.
Dalam melakukan aksi kejahatannya, ia dibantu dua orang temannya yang lain, yang masih DPO, yakni TKA dan A. "Keuntungannya dibagi berempat," jelasnya.
Keduanya berhasil ditangkap pihak kepolisian lantaran ada tiga orang korban yang melapor ke Mapolresta Malang Kota. Pasutri ini ditangkap di rumahnya. "Modusnya, kedua suami istri ini berangkat dari Magelang pergi ke Malang menggunakan mobil sewaan. Setelah menentukan target, dua orang temannya yang masih DPO datang menyusul," sambung Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata.
Ketika sudah menemukan korban, kedua pasutri ini mendatangi korban. Kemudian, TKA menyamar sebagai orang asing yang ingin menyumbangkan uangnya untuk panti asuhan. Namun, ia tidak memiliki uang rupiah, ia membawa mata uang asing dari Turki dan Brazil yang sudah kadaluwarsa. Mata uang asing tersebut dibeli tersangka di Jakarta. Harga satu bendelnya berkisar Rp 2 juta.
"Setelah meyakinkan korban, mereka menukarkan mata uang tersebut dengan rupiah milik para korbannya. Bahkan, salah satu tersangka menyamar sebagai pihak bank yang menerangkan bahwa uang asing tersebut asli," paparnya.
Kemudian, ketika korban mengeluarkan uangnya, tersangka terus menguras uang milik korbannya. "Hasil penipuan tersebut untuk membeli televisi, turntable, piano dan lainnya," jelasnya. Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dikenakan pasal 362, 372 dan 378 KUHP. "Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkas dia.(tea/lim)

Editor : Halim
Penulis : Amanda






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...