Musim Liburan, Kota Malang Makin Macet | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 18 Des 2019,

MALANG – Memasuki liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru 2020, kepadatan arus lalu lintas Kota Malang sudah sangat terasa. Kemacetan banyak terjadi di jalan-jalan strategis Kota Malang ditambah lagi dengan penutupan beberapa ruas jalan yang berdampak pada semakin bertambahnya kemacetan lalu lintas di Kota Malang.
Rabu (18/12), beberapa ruas jalan terjadi kemacetan cukup panjang antara lain, ruas Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Jagung Suprapto dan Letjen Sutoyo. Jalan Gatot Subroto, hingga Jalan Kolonel Sugiono. Jalan Ranugrati, Jalan Arif Margono hingga Jalan S Supriadi dan beberapa ruas jalan lainnya.
Salah seorang warga kawasan Jalan Semeru, Ariana, menjelaskan dirinya terjebak macet kurang lebih 45 menit saat hendak menuju Kawasan Alun-Alun Tugu Kota Malang.
“Ya tadi kayaknya 45 menit an. Macet sekali kendaraan numpuk tadi di perempatan Raja Bally. Saya ndak tahu kenapa tapi katanya ada jalan ditutup,” papar perempuan asal Surabaya ini beberapa saat lalu.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Dr Handi Priyanto saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan kepadatan kendaraan memang disebabkan adanya penutupan jalan di Kawasan Jalan Majapahit Kota Malang.
Ia membenarkan jika proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas. Meski begitu ia telah menugaskan seluruh petugas di kawasan-kawasan padat.
“Kami sudah atur petugas agar memberikan pengaturan lalin dan arahkan ke jalur alternative juga,” tegasnya.
Meski begitu dijelaskan Handi kepadatan sudah mulai berkurang sekitar jam 14.00 WIB tadi, karena banyak warga sudah terinfokan soal penutupan jalan tersebut. Dijelaskannya kendaraan roda dua dari arah Mal Alun-Alun yang akan menuju Splendid bisa melewati jalan depan ruko samping Gereja Kayutangan.
“Sementara dari arah Splendid menuju ke Kayutangan, bisa melewati jalan di samping Pertokoan Kayutangan,” imbau Handi.
Komandan Regu Pengendalian dan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Malang, Heru menyampaikan, bahwa rekayasa arus lalu lintas ini dibuat dadakan. Dikarenakan, pihaknya baru tau kalau ada penutupan jalan sejak Rabu pagi (18/12).
"Laporan masuk tadi pagi. Sehingga kami hanya bisa mengurai kepadatan lalu lintas saja. Untuk mekanisme rekayasa lalu lintas, sejak pagi sudah seperti ini," tandasnya.
Mobil-mobil berplat luar Malang pun banyak masuk ke Kota Malang. Mereka memanfaatkan masa libur untuk berlibur di Kota Malang. Sehingga menambah macet Kota Malang. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Sisca






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...