Misi Kenalkan Budaya Indonesia | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 24 Nov 2019

Untuk keduanya kalinya tim Bunga Semanggi dipercaya ikut dalam lawatan budaya ke mancanegara. Tepatnya pada 3 – 14 Oktober lalu tim di bawah naungan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) terdiri dari 8 orang yaitu Heni Swast Hardito, Nuni DP, Happy Juliaty, Errna Wurihardini, Enny Yuliasti, Desieree Sumakud Mashuri, Wiwik Teddy, dan Reni Dewayani, diundang dalam resepsi diplomatik oleh Kedutaan Besar RI di Zagrep, Kroasia.
Kunjungan tim Bunga Semanggi sekaligus membawa misi mengenalkan seni dan budaya Indonesia ke mancanegara. Untuk itu selama undangan resepsi diplomatic, banyak budaya nusantara yang dibawakan  yakni melalui tarian tradisional serta busana.
Salah satu anggota Bunga Semanggi, Desieree Sumakud Mashuri, mengatakan selama lawatan budaya tersebut ada beberapa tarian nusantara yang ditampilkan. Diantaranya, tari Jaripah yakni tarian khas dari daerah Banyuwangi.
“Tari nusantara yakni tarian kombinasi ada tari saman dari Aceh, tari payung dari Sumatera Barat, tari kicir-kicir, Betawi dan tarian jaipong kemudian lanjut lagi tarian dari Maluku. Jadi satu rangkaian sehingga penarinya harus cekatan ganti kostum,” ujar Desi, sapaan akrabnya.
Di tarian nusantara inilah, delapan anggota Bunga Semanggi masing-masing membawakan dua tari daerah sehingga dituntut untuk menjaga ketepatan waktu lantaran durasinya cukup singkat. Pergantian antar tarian hanya sekitar dua menit saja.
Selanjutnya, pada tanggal 9 Oktober Bunga Semanggi Surabaya kembali tampil di salah satu city center di Zagrep. Di kesempatan ini ada dua tarian yakni Tari Jaripah dan line dance Paijo yang dibawakan dengan santai sehingga masyarakat di sana ikut serta menari bersama. Terlebih gerakannya ringan dan mudah diikuti.
“Kemudian tanggal 11 Oktober kami semua ke old city di Zadar, Kroasia dan tampil di depan kantor wali kota disaksikan masyarakat setempat. Sehingga kami bisa berinteraksi dengan mereka serta para turis, semua ikutan  nari,” terangnya.

Baca juga : Bunga Semanggi Lawatan Budaya ke Zegreb
Bunga Semanggi selama lawatan budaya ke Kroasia khusus mengenalkan tarian khas Jawa Timur. Misi pengenalan seni dan budaya Indonesia ke kawasan Eropa Timur tersebut juga ditunjukkan oleh komunitas ini melalui pakaian sehari-hari. Yakni dengan mengenakan kain ataupun batik dari belahan Indonesia.
Selama 14 hari lawatan dalam rangka merayakan HUT ke-74 RI di Zagrep, ini total ada 14 kain yang dikenakan. Mulai batik Surabaya, songket Bali, batik Jawa Timur (Madura), tenun Makassar, tenun NTT dan lainnya.
“Karena tujuan Bunga Semanggi Surabaya tidak hanya menari saja melainkan juga berusaha di setiap lawatan itu selalu menampilkan wastra nusantara dalam keseharian. Karena Indonesia itu punya banyak khas daerah sehingga setiap hari kami berkain yang berbeda-beda,” tegas perempuan berambut sebahu ini.
Dalam setiap lawatan budaya ini, Bunga Semanggi berusaha menampilkan bagian dari 50 besar warisan budaya Indonesia, di antaranya tarian  Papua, Sumatera, dan Jawa. Hal itu dilakukan dengan tujuan memberitahukan dunia bahwa Indonesia memiliki wastra budaya yang luar biasa, beragam dan indah.
“Yang kami pakai itu kain asli, batiknya menggunakan batik tulis, tenun juga yang asli, tim Bunga Semanggi dalam kesehariannya juga menggunakan kain tidak hanya saat lawatan budaya saja,” tandas Desi. (lin/jon)

Editor : parijon
Penulis : Linda






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...