Megawati Imbau Anak Dijauhkan dari Agama, Hoax | Malang Post

Jumat, 24 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Des 2019,

Narasi bahwa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengimbau agar anak dijauhkan dari agama muncul dalam sebuah artikel. Artikel itu dimuat dalam blog Operainf pada Jumat, 13 Desember 2019 dengan judul "Megawati: Jauhi Anak Dari Agama Jika Besarnya Nanti Hanya Untuk Membunuh Orang".
Artikel itu dilengkapi dengan foto Megawati yang berkemeja hitam yang didampingi dengan dua kader PDI Perjuangan. Adapun isi artikel itu adalah mengenai pidato Megawati saat membuka Workshop Wawasan Kebangsaan untuk para pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Sosial pada 9 Desember 2019.
Sebagian besar isi pidato Megawati dalam artikel itu menyinggung maraknya aksi-aksi para teroris dengan target kelompok yang berbeda agama. Presiden ke-5 RI ini juga menyinggung insiden penusukan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto beberapa bulan yang lalu.
Namun, benarkah Megawati mengimbau agar anak dijauhkan dari agama jika ketika dewasa hanya untuk membunuh orang, sebagaimana judul artikel di blog Operainf?
Setelah ditelusuri dengan pemberitaan media arus utama, hasilnya ditemukan berita asli yang dikutip oleh blog Operainf. Berita itu dipublikasikan oleh situs Kumparan, pada 9 Desember 2019. Isi artikel dalam blog Operainf di atas sama dengan isi berita Kumparan tersebut.
Namun, berita di Kumparan itu berjudul "Megawati: Ajari Anak Bukan Hanya Agama, Lalu Sudah Besar Bunuh Orang". Judul tersebut diambil dari salah satu bagian pidato Megawati pada paragraf ketiga berita Kumparan itu.
"Untuk apa kita diberikan sebagai seorang ibu? Apa itu peri kemanusiaan? Untuk membesarkan anak-anak kita menjadi orang yang pintar, orang yang punya budi pekerti. Bukan hanya beragama, lalu kerjanya setelah besar hanya bunuh orang," kata Megawati di Gedung Konvensi TMPN Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada 9 Desember 2019.
Berita itu sudah dibaca hingga selesai. Namun, tidak ada satu pun pernyataan Megawati yang menyebutkan "jauhi anak dari agama", sebagaimana judul artikel dalam blog Operainf di atas.
Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, disimpulkan, narasi dalam judul artikel blog Operainf, bahwa Megawati mengimbau agar anak dijauhkan dari agama, adalah narasi keliru. Judul asli berita di situs Kumparan yang dikutip oleh blog tersebut adalah "Megawati: Ajari Anak Bukan Hanya Agama, Lalu Sudah Besar Bunuh Orang". Selain itu, dalam badan berita pun, tidak ada pernyataan bahwa Megawati menyebut "jauhi anak dari agama". (imm/feb)

Editor : Febri
Penulis : Imam






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...