Masih Ada Peluang Raih Dua Besar | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 02 Des 2019, dibaca : 1170 , Parijon, Stenly

MALANG – Bali United telah memastikan gelar juara Shopee Liga 1 2019 ketika kompetisi masih memainkan 30 pertandingan. Praktis, kini tim papan atas tinggal berebut jatah runner up, tak terkecuali Arema FC. Sekalipun kini masih tercecer di peringkat enam klasemen sementara dengan koleksi 43 poin, tim Singo Edan tetap memiliki peluang untuk finish di dua besar dan menjaga peluang lolos ke kompetisi Asia.
“Kami tidak boleh kehilangan harapan. Tentunya, saya dan pemain Arema terus berharap bisa finish di posisi kedua,” ujar Winger Arema FC, Dendi Santoso.
Menurutnya, harapan tersebut adalah bekal bagi tim Arema untuk menghadapi sisa laga. Sebab, dari empat pertandingan tersisa, anak asuh Milomir Seslija ini harus melaluinya dengan tiga laga bermain away dan satu laga home.
Laga di kandang lawan akan dimulai pekan ini, dengan bermain di markas PSIS Semarang (8/12) dan berlanjut ke markas Persebaya Surabaya (12/12). Lantas, Arema akan bertemu dengan juara kompetisi, Bali United (16/12) dan menutup kompetisi dengan bermain melawan Barito Putera (22/12).
“Setiap hidup harus selalu ada harapan. Bagi kami, masih ada kesempatan. Kalau tanpa harapan, tentunya akan sia-sia bermain,” jelasnya.
Arema memang masih memiliki kesempatan mendapatkan 12 poin maksimal di akhir kompetisi. Tentunya, poin tersebut akan berusaha dikejar, untuk bersaing dengan tim seperti Borneo FC, Persipura Jayapura, Madura United, PSM Makassar, Persib Bandung dan Bhayangkara FC. Bahkan, PSS Sleman, Persebaya, Persija dan PSIS Semarang pun secara matematis masih bisa mengejar posisi tersebut.
Sejatinya, bila menang atas Kalteng Putra di pekan 30, Arema bisa melonjak ke posisi tiga klasemen di pekan ini. Berada di tiga besar, pasti bakal lebih memudahkan Arema untuk bisa menggapai target mereka. Sayang, lagi-lagi penggawa klub kelahiran 1987 itu menyia-nyiakan kesempatan emas yang ada di depan mata.
Arema cenderung inkonsisten jelang akhir musim. Empat pekan terakhir dilalui tanpa kemenangan. Hanya dua poin yang diperoleh, hasil dari dua kali main imbang di kandang sendiri.
“Kami memang kecewa setelah hasil seri di kandang. Seharusnya, tidak boleh kehilangan poin di kandang. Tetapi, selanjutnya masih ada perjuangan,” tambah dia.
Kondisi yang sejatinya juga dialami oleh tim papan atas lainnya, kecuali Bali United. Dalam beberapa pekan terakhir, klub seperti Madura United dan Persipura pun sulit mendapatkan kemenangan.
“Kami sekarang harus mencari cara, untuk bisa kembali kepada jalur yang benar di kompetisi, yakni memperoleh kemenangan,” tutur Asisten Pelatih Arema, Kuncoro. (ley/jon)



Senin, 09 Des 2019

Selamatkan dari Degradasi

Minggu, 08 Des 2019

Peringkat Jauh Merosot

Loading...