Malang Post - Mabuk, Aniaya Pemandu Lagu di di sebuah Cafe, Warga Wagir Dibekuk

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Mabuk, Aniaya Pemandu Lagu di di sebuah Cafe, Warga Wagir Dibekuk

Jumat, 24 Jan 2020

MALANG - Nanang Siswanto alias Jinang, 45, harus meringkuk di rutan Mapolsek Pakisaji sejak Kamis (23/1). Warga Dusun Sekar Putih, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir ini, ditahan karena kasus penganiayaan. Korbannya Hani, 32, seorang pemandu lagu (LC) di di sebuah Cafe Babar, Desa Permanu, Pakisaji.
Korban yang merupakan warga Jalan Sukun Gempol, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun ini, dianiaya dengan cara dipukul dan ditendang. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka memar di mata, telinga serta anggota tubuh lainnya.
"Tersangka kami tangkap di rumahnya, setelah ada laporan dari korban. Ketika kami amankan, tersangka tanpa melakukan perlawanan," ujar Kapolsek Pakisaji, AKP Triwik Winarni.
Peristiwa penganiayaan terjadi Senin (20/1) sekitar pukul 20.00. Kejadiannya di dalam Cafe Babar, Desa Permanu, Pakisaji. Korban dianiaya oleh tersangka tanpa sebab yang jelas. Dugaannya, tersangka cemburu dengan korban.
Ceritanya, saat itu sudah dalam kondisi mabuk, tersangka datang ke Cafe Babar. Kemudian masuk ke dalam satu ruangan untuk karaoke. Di dalam ruangan, tersangka juga memesan minuman keras, sehingga kondisinya semakin teler.
Ketika sudah mabuk berat, tersangka tiba-tiba keluar ruangan. Ia lantas menghampiri korban, yang saat itu baru datang. Kemudian tanpa basa-basi, langsung menganiaya korban dengan cara memukul dan menendang. Puas menganiaya, tersangka langsung pergi.
Sementara korban yang kesakitan, lantas ditolong teman-temannya. Selanjutnya melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya ke Mapolsek Pakisaji.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas mencari keberadaan tersangka. Dan berhasil menangkapnya Kamis siang ketika sedang berada di rumahnya.
"Tersangka ini, ternyata merupakan residivis kasus perampokan. Pada tahun 2002 lalu, pernah melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Solo Jawa Tengah. Saat ini, kami masih mendalami kasusnya apakah pernah terlibat kejahatan lain di wilayah Malang," jelas mantan Kapolsek Wonosari ini.(agp/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Agung Priyo

  Berita Lainnya





Loading...