Licin, Bayu Tahanan Kabur Repotkan Tim Khusus | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Licin, Bayu Tahanan Kabur Repotkan Tim Khusus

Sabtu, 14 Des 2019,

MALANG - Pihak kepolisian dari Polresta Malang Kota terus melakukan pengejaran terhadap Bayu Prasetyo hingga Jumat (13/12) . Dia satu-satunya tahanan kabur yang belum tertangkap. Keberadaannya sempat terdeteksi di Kediri. Dia termasuk licin karena kerap berpindah tempat sehingga merepotkan tim khusus dari kepolisian.
Seharusnya dia bisa ditangkap di Kediri. Saat itu, ia sedang bersama dengan Sokip. Namun, ketika didatangi polisi, Bayu pamit pergi membeli nasi dan tak kunjung kembali. Tim khusus yang telah dibentuk, tengah berupaya maksimal untuk melakukan penangkapan dengan segala upaya. Salah satunya, dengan melakukan komunikasi dengan polres jajaran yang ada di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
"Kami sudah sampaikan bahwa yang bersangkutan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sudah disebarkan, termasuk ke Polres jajaran di seluruh Jawa Timur," terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, Jumat (13/12).

Baca juga :

Kabur Demi Nikahan Anak

Otak Tahanan Kabur Dihadiahi Dua Peluru

Tertangkap Nomor Tiga, Kena Tiga Tembakan


Leo menguraikan, pada hari kelima ini, petugas kepolisian sedikit kendala. Sebab, ia pasti sudah berpindah-pindah lokasi persembunyian. "Ini sudah beberapa hari. Yang bersangkutan mungkin sudah berpindah-pindah tempat. Mohon doanya agar tertangkap semua dalam waktu dekat dan kita proses hukum semuanya," urai dia.
Anggota tim khusus sampai saat ini masih terus memburu Bayu. Mereka mengumpulkan informasi dari pihak keluarga dan teman-teman Bayu untuk mencari dimana keberadaan Bayu. "Kami mohon doanya, tim sedang bekerja sangat keras untuk melakukan pencarian," kata dia.
Leo menengaskan, pihaknya mengimbau agar Bayu menyerahkan diri. Jika tidak, ia tak segan-segan akan memberikan tindakan tegas dan terukur. "Kalau yang bersangkutan melawan dan membahayakan petugas, maka akan kami beri tindak tegas," tegas dia.
Leo menegaskan, ketika keseluruhan tahanan yang sempat kabur tertangkap, akan dilakukan pemeriksaan secara intensif. "Kami kumpulkan keempatnya, kami mintai keterangan agar semuanya jelas," kata Leo.
Sementara, terkait pengawasan keamanan di ruang Tahanan Titipan (Tahti) semakin diperketat. "Kami langsung lakukan pembenahan. Yang pasti untuk jeruji dan terali sudah kami ganti yang baru dan jumlahnya dilipatgandakan," aku dia.
Tak hanya itu, jumlah petugas yang berjaga juga ada penambahan, sekitar dua kali lipat. "Saat ini, sudah ada 15 petugas jaga yang disiagakan selama 24 jam," ujar Leo.
Termasuk pengawasan ketat terhadap keluarga atau kerabat yang akan membesuk tahanan titipan tersebut. "Kami tetap melakukan pemeriksaan barang bawaan, sesuai dengan SOP yang ada," tandas dia.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, empat orang tahanan Polresta Malang Kota kabur, Senin (9/12). Mereka melarikan diri setelah menggergaji atap ruang tahti.
Namun, dalam satu kali 24 jam, polisi berhasil menangkap Adrian Fairi berhasil ditangkap di kawasan Jodipan. Kemudian, keesokan harinya, polisi berhasil menangkap Sokip Yulianto, yang merupakan dalang untuk kabur, di kawasan Kediri.
Terakhir, Kamis (12/12), polisi berhasil menangkap Nur Kholis di kawasan KH Malik Dalam. Ketiganya dihadiahi timah panas oleh polisi lantaran melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap kembali. Saat ini, ketiganya kembali mendekam di ruang Tahti dan diletakkan di sel isolasi khusus.(tea/ary)

Editor : Bagus
Penulis : amanda

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...