KKN Kelompok 17 UMM, Tanam Pohon Kesambi dan Pasang Papan Nama Jalan | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


KKN Kelompok 17 UMM, Tanam Pohon Kesambi dan Pasang Papan Nama Jalan

Jumat, 14 Feb 2020,

MALANG – Musim penghujan dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok  17 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk melakukan penanaman bibit kesambi di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Selain melakukan penanaman bibit kesambi, mereka juga melakukan pemasangan nama papan jalan di desa tersebut.
Kedua program itu merupakan program di bidang lingkungan untuk mewujudkan desa hijau. Ketua panitia KKN 17 UMM  Rendra Agung menyampaikan, aksi penanaman bibit kesambi  ini merupakan salah satu kepedulian terhadap lingkungan hidup. Dia menyebutkan, kegiatan penanaman pohon ini ditujukan sebagai sarana pembelajaran konservasi bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Kami mencoba untuk mengampanyekan gerakan cinta lingkungan melalui kegiatan penghijauan kawasan tersebut,” kata Agung, sapaan akrabnya.
Agung menjelaskan, bibit tersebut diberikan dari Perhutani KPH Malang yang berjumlah 73 bibit dan ditanam mahasiswa KKN 17 UMM didampingi kepala Desa Brongkal beserta perangkatnya.
“Penanaman bibit kesambi di daerah Sumber Kajar terdapat sekitar kurang lebih 20 titik, sisanya bibit ditanam di Balai Desa Brongkal,” lanjutnya.
Menurutnya, alasan kenapa memilih bibit kesambi untuk di tanam di desa ini, karena pohon kesambi banyak menghasilkan manfaat.  Di usia besarnya nanti dapat menyerap air. Buahnya bisa di manfaatkan untuk bahan kosmetik (diadoran).
“Dalam kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Brongkal dapat menjaga bibit kesambi tersebut agar dapat tumbuh serta bisa menaikan perekonomian masyarakat. Selain itu bisa mencegah kekeringan di saat musim kemarau,” ujarnya.
Selain melakukan penanaman pohon, KKN 17 UMM melakukan program kerja membuat papan nama jalan. Pembuatan  papan nama jalan bertujuan untuk mempermudah bagi masyarakat menemukan jalan yang dituju. “Desa Brongkal banyak terdapat jalan sehingga masyarakat saling bertanya untuk mengetahui nama jalan tersebut. Selain itu Desa Brongkal sendiri terdapat 18 nama jalan,” pungkas Agung.
Senada dengan hal itu, Kepala Desa Desa Brongkal Ali Hasan mengapresiasi aksi pengabdian yang dilakukan mahasiswa KKN 17 UMM di desa ini. “Semoga apa yang sudah dilakukan oleh mahasiswa KKN dapat memberikan dampak yang positif ke depannya bagi masyarakat desa ini. dan saya berharap kegiatan ini terus berkelanjutan nantinya,” kata Ali. (mp4/red/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Chistian

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...