Keluar dar Zona Nyaman | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 22 Des 2019,

Melakukan sesuatu untuk menjadikan diri lebih baik, ternyata tidak hanya dilakukan hanya dengan komitmen saja. Hal nyata yang harus dilakukan adalah keluar dari zona nyaman. Meskipun tidak tahu tantangan apa yang akan menghadang. Hal inilah yang dilakukan Sandra Sulau Selasia Lukas untuk menjadikan dirinya lebih baik dari sebelumnya.
Jika biasanya orang akan menuliskan jadi apa ia besok, hal apa yang mau diubah di tahun baru dan sebagainya. Sandra sapaan akrabnya tidak begitu. Ia memilih menerima tantangan dan mencoba hal yang belum ia ketahui sebelumnya.
Hal inilah yang kemudian membawanya maju dan dipercaya menjadi perwakilan dan percontohan mahasiswa-mahasiswi di kampusnya. Ia dinobatkan menjadi Duta Kampus Universitas Merdeka Malang tahun 2019 ini.
“Jujur, saya menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tegas gadis kelahiran Tanjung Selor Tahun 1999 ini.
Mengapa bukan predikat dan gelar yang membuatnya senang saat berhasil menjadi Duta Kampus? Sandra mengatakan hal itu tidak sebanding dengan pelajaran dan pengalaman yang ia dapat dari kompetisi tersebut.
Selama kompetisi, ia merasa dirinya tidak percaya diri dan menerima pandangan yang miring dari lingkungan sekitar. Hal ini sempat membuatnya minder dan tidak mempercayai apa yang bisa dilakukannya.
Akan tetapi dengan dorongan diri untuk menjadi lebih baik kemudian support dari keluarga dan kerabatnya, ia mencoba hal yang tidak ia pernah pikirkan sebelumnya. Yakni maju dalam kompetisi bergengsi di kampusnya itu.
“Dulu sebelum ikut ajang seperti ini saya suka dikataiin orang-orang. Cantik tapi gak pintar,” ungkapnya sambil tertawa kecil.
Akan tetapi ia tidak mau lagi merasa apa yang dikatakan orang benar terhadap dirinya. Ia pun membuktikan bahwa potensi besar yang ia miliki, dengan support orang terdekat dapat mematahkan pandangan miring apapun keadaannya.
Selagi berusaha dan mencoba mengubah diri lebih baik ia yakin semua akan berbuah baik. Seperti kalimat klise yang menyatakan ‘usaha tidak mengkhianati hasil’ yang sering didengar, itulah yang benar-benar diterapkan Sandra.
Gadis yang hobby memasak ini juga senang karena banyak yang terinspirasi dari apa yang ia lakukan. Hal ini lebih menyenangkan daripada predikat dan gelar juara yang ia dapatkan. Pasalnya ia pun dulu juga terinspirasi dengan banyak kawan dan kerabatnya yang akhirnya, membuatnya maju menghadapi tantangan.
“Sekarang aya lebih terbuka akan sesuatu memandang segala sisi masalah dengan berbagai sudut pandang. Tentunya menjadi lebih baik,” pungkas Sandra.(ica/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Sisca



Loading...