Malang Post - Kegiatan Birontal SDK Mardi Wiyata, Bina Siswa Menjadi Pribadi Tangguh dan Militan

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Kegiatan Birontal SDK Mardi Wiyata, Bina Siswa Menjadi Pribadi Tangguh dan Militan

Jumat, 28 Feb 2020

MALANG – Muhammad Yunus Isra tampak tenang dengan aktivitasnya melukis dan mewarnai di SDK Mardi Wiyata 1. Sesekali ia terlihat bersenda gurau dengan teman-temannya. Seakan tidak ada beban atau perasaan sedih dalam hatinya. Padahal selama hampir dua hari ia tidak bertemu dengan kedua orang tuanya.
Yunus, panggilannya, merupakan salah satu dari siswa SDK Mardi Wiyata 1, yang pada Hari Jumat (28/2) kemarin, mengikuti kegiatan Bina Rohani Dan Mental (Birontal). Kegiatan tersebut digelar di Rumah Retret Susteran St. Maria Magdalena Postel Tidar.
"Senang sekali ikut acara ini, meskipun tidak berkumpul dengan orang tua tapi tinggal bersama dengan teman-teman," ujar Yunus kepada Malang Post.
Hidup berpisah dengan orang tua memang perlu mental yang kuat. Terlebih bagi anak yang selalu bergantung pada orang tuanya dengan berbagai fasilitas. Di kegiatan Birontal ini siswa harus belajar mandiri dan mulai membiasakan diri dengan pola hidup yang sederhana. Dengan begitu siswa akan pandai bersyukur. "Kemarin makanannya ada yang keras, tapi enak saja kami makan bersama teman-teman sampai habis," ujar siswa kelas 3 ini.
Hal yang sama dirasakan Angela Vioren Hara Rania dan Clemencia Excell Artha Dika, siswa yang juga ikut kegiatan Birontal. Terbiasa tidur ditemani orang tua membuat keduanya susah tidur saat di Birontal. "Tapi akhirnya saya bisa tidur juga," ucap Excell.
Birontal merupakan program SDK Mardi Wiyata 1 untuk mengasah mental dan rohani anak didiknya. Dilaksanakan selama dua hari dengan cara 'memisahkan' anak dengan orang tuanya untuk sementara waktu. Cara ini dianggap efektif dalam membentuk karakter pribadi siswa yang kuat dan mandiri.


Kepala SDK Mardi Wiyata 1 Edik Joko Yuhono, S.Pd., menjelaskan, muatan pendidikan tidak cukup hanya mengembangkan potensi di bidang akademik dan non akademik. Pendidikan karakter merupakan yang utama dengan membina sikap dan moral para siswa. “Banyak tujuan dari kegiatan ini, diantaranya yang penting membina sikap mandiri bagi kelas kelas 1 dan memperkuat mental siswa kelas 6 yang akan mengikuti ujian sekolah (US) dan ujian sekolah berbasis komputer (USBK)," katanya.
Waka Kesiswaan SDK Mardi Wiyata 1 Thomas Anton Wibowo, S.S., menambahkan, program Birontal tidak hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun, tapi juga setiap minggu dan bulannya. Bahkan kata dia, ada juga yang harian. "Jadi yang setiap tahun ini puncaknya, kita gelar dua hari dengan sistem pisah asuh dengan orang tua," terangnya.
Dijelaskannya, selama berpisah dengan orang tua, siswa sekolah di Jalan Jaksa Agung Suprapto ini dilatih untuk mandiri, kerjasama yang baik dengan teman, disiplin dan bertanggung jawab. “Jauh dari orang tua akan memaksa anak untuk mandiri, mereka juga dituntut untuk bisa bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri, minimal terhadap barang-barang mereka,” terang Anton.  
Kegiatan Birontal kelas 1 dilaksanakan lebih awal pada tanggal 18 dan 19 Februari, kelas 2 tanggal 24 dan 25 Februari, kelas 3 tanggal 27 dan 28 Februari dan kelas 6 tanggal 21 dan 22 Februari. Dalam kegiatan tersebut siswa kelas 1, 2 dan 3 akan dibina oleh Rm. Hermanto, CDD.


Sedangkan siswa kelas 6 dibina oleh Rm. Vidi, Pr. Dan untuk kelas 4 dan 5 akan kita gelar setelah penilaian tengah semester, dengan konsep outdoor. "Yang jelas setelah kegiatan Birontal ini, anak-anak kami punya rasa tanggung jawab, mandiri dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka juga kami harapkan menjadi anak yang tangguh dan militan," ucap Waka Humas SDK Mardi Wiyata 1, Yohanes Dwi Santoso, S.Pd., menambahkan. (imm/sir/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Imam Wahyudi

  Berita Lainnya





Loading...