Kayame Silahkan Angkat Koper | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 13 Des 2019,

MALANG – Musim 2019 tampaknya sudah berakhir bagi Ricky Kayame setelah laga melawan Persebaya Surabaya, Kamis (12/12) lalu. Namun, berakhirnya musim bagi pemain asal Papua itu bukan karena cedera seperti yang dialami Dedik Setiawan, Jayus Hariono dan Agil Munawar. Melainkan kesalahan fatal yang dibuatnya selepas pertandingan, dengan turut bernyanyi bersama penggawa Persebaya, di hadapan Bonek.
Video mengenai bergabungnya Ricky Kayame bersama tim Persebaya selepas pertandingan dan mengenakan jersey pemain berjuluk Bajul Ijo itu viral di media sosial. Lantas, kritikan tajam pun mengarah kepadanya, termasuk meminta agar tim pelatih dan manajemen tak lagi menggunakannya di sisa kompetisi.
“Kayame silahkan angkat koper,” tulis dari pemilik akun Twitter @El_Ongis.
Dia pun melanjutnya kicauannya yang masih berhubungan dengan hal tersebut. “Tak ada tawar menawar untuk urusan harga diri, minta maaf tak ada arti. Silahkan angkat kaki, sudah tak ada lagi kesempatan untukmu tetap di sini,” imbuh akun tersebut.
Kayame sendiri sudah sempat meminta maaf lewat akun Instagramnya, @rickykayame. Ia tampak menanggapi setiap kritikan mengenai dirinya sejak sehari sebelumnya.
“Selamat siang AREMANIA/NITA, saya secara pribadi mohon maaf untuk yg sudah terjadi kemarin setelah pertandingan lawan Persebaya, semua terjadi karena spontanitas dan saya hanya menghargai bahwa saya pernah menjadi bagian dari tim persebaya. Selebihnya saya tidak punya niat apapun. Terima kasih dan selamat siang. SALAM SATU JIWA AREMA,” unggahnya.
General Manager Arema, Ruddy Widodo mengakui, tak bisa menjudge secara personal mengenai tindakan tersebut. Akan tetapi, dia menyebutkan sewajarnya Kayame respek pada tim Arema, terutama Aremania.
“Saya ini baik secara personal juga pada mereka (Persebaya). Saya baik pada Candra (Candra Wahyudi, manajer Persebaya), pada mantan pemain Persebaya, beberapa juga baik. Tetapi, hal seperti itu (Kayame) kurang elok,” ungkapnya.
Menurutnya, memberikan respek pada mantan tim, boleh. Hanya saja, apa yang dilakukan menjadi kurang tepat, dengan melihat tim lawan adalah Persebaya.
“Notabene, suporter (Persebaya dan Arema) penuh rivalitas. Respek tidak dengan cara seperti itu juga,” papar dia.
Ruddy menyampaikan, tidak akan memberikan sanksi secara resmi pada Kayame. Apalagi, kini pertandingan hanya menyisakan dua laga. Hanya saja, bila kompetisi masih panjang, ia tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan sanksi.
“Kalau sekarang, ya dilihat saja. Dia masuk line up atau tidak. Cuma kami sudah memberikan saran pada tim pelatih,” tandasnya. (ley/jon)

Editor : Parijhon
Penulis : Stenly






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...