Karyawan Panderman Hill Datangi Among Tani | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 11 Jan 2020,

BATU - Puluhan karyawan Panderman Hill dan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batu mendatangi Dinas PMPTSP Naker di Balai Kota Among Tani, Jumat (10/1). Kedatangan mereka meminta ketegasan DPMPTSP Naker menyelesaikan masalah 45 karyawan Panderman Hill yang belum mendapt gaji selama empat bulan.
"Kami kecewa dengan Disnaker Batu (DPMPTSP Naker) yang sampai saat ini belum melakukan action terhadap perusahaan nakal. Perusahaan belum menggaji karyawannya hingga empat bulan," ujar Ketua SPSI Batu, Purtomo saat mendatangi Kantor DPMPTSP Naker.
Ia menekankan agar Disnaker memiliki ketegasan kepada Panderman Hill atau PT Sarana Graha Sejahtera (SGS). Padahal Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim telah melayangkan surat rekomendasi pengenaan sanksi administratif ke PT SGS.

   Baca juga :

Usaha Keramba, Warga Selorejo Konflik

Tingkatkan Pendapatan, Tlekung Bangun Pemandian

Kampanye Lalu Lintas


Disnaker Transmigrasi Jatim mengeluarkan surat rekomendasi berisi agar DPMPTSP Naker memberikan teguran tertulis kepada PT SGS. Teguran itu untuk memberikan pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha.
"Dengan adanya surat itu, kami minta Disnaker tegas dalam bertindak. Tapi kenyataan di lapangan sampai sekarang belum ada tindakan tegas," beber laki-laki yang akrab disapa Nyemok didampingi puluhan pekerja Panderman Hill.
Sementara itu Kepala DPMPTSP Naker Pemkot Batu, Bambang Kuncoro mengungkapkan, pihaknya telah menerima surat rekomendasi dari Disnaker Provinsi Jatim. Ia mengungkapkan tidak bisa bisa langsung bertindak sesuai rekomendasi surat.
"Kami tidak bisa serta melakukan pembekuan PT SGS seperti apa yang diminta SPSI. Pasalnya harus ada tahapan-tahapan yang dilakukan sebelum dilakukan pembekuan usaha," paparnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya memanggil Pimpinan Panderman Hill di Jakarta. Kemudian pihaknya meminta Panderman Hill untuk melunasi gaji karyawannya.
Dia juga tengah menghimpun dokumen PT SGS sebelum melakukan rekomendasi. Apalagi keberadaan PT SGS ini sudah ada saat Kota Batu masuh tergabung dalam Kabupaten Malang.
Bambang berharap, tidak ada pihak dirugikan. Artinya pekerja bisa terbayar serta PT SGS tetap beroperasi. "Jika PT SGS tidak melaksanakan kewajibanya, yakni membayar gaji karyawan, kami terpaksa mengambil tindakan tegas," pungkasnya. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...