Jual Melalui FB, Dua Penadah Kayu Ilegal Diamankan Polres Batu | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 17 Jan 2020,

BATU  - Dua tersangka penadah kayu curian jenis Sonokeling di hutan lindung wilayah kerja RPH Ngantang, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang berhasil diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Batu.

Dua tersangka adalah Bagus Sulistiyanto (24) dan Robby Caesar merupakan warga Dusun/Desa Plandi RT 25 RW 4 Kelurahan/Kab Jombang. Mereka dibekuk oleh Satreskrim Polres Batu saat akan menjual kayu ilegal di Jalan Raya Ngantang, Kab. Malang pada Rabu (15/1) pagi.

Mereka terbukti membawa kayu ilegal Sonokeling yang siap dijual ke pembeli melalui media sosial facebook. Namun apes, sebelum mengantongi uang hasil penjualan dan bertemu pembeli kedua penadah kayu ilegal itu berhasil diamankan.

Barang bakti yang dibawa tersangka saat ditangkap basah, satu mobil pick up warna putih merk Daihatsu Grand Max nopol S 9110 W, satu buah terpal warna biru, satu buah tali tampar plastik, dan satu empat glondong kayu Sonokeling. Dengan satu glondong kayu memiliki panjang 1,6 meter dan berdiameter 60 Cm.

Bagus, salah satu tersangka mengungkapkan jika dirinya baru satu tahun ini menjadi penadah kayu ilegal. Selama satu tahun tersebut ia mampu menjual sebanyak enam kali.

"Sudah enam kali ini menjual kayu ilegal. Kayu saya dapat dari Pak Sunrdi asal Ngantang. Setiap kali kali ada kayu saya selalu dihubungi," ujar Bagus kepada Malang Post.

Ia menerangkan, setiap kali melakukan transaksi mampu menjual dengan harga Rp 8-10 juta. Dengan keuntungan yang ia dapat rata-rata Rp 1-2 juta setiap kali transaksi.

Untuk transaksi atau mencari pembeli, ia memanfaatkan media sosial facebook. Setelah mendapat pembeli, ia langsung mengambil kayu yang ditawarkan oleh Sunardi.

"Setelah ambil kayu dari Pak Sunardi. Saya langsung menghubungi pembeli dan bertemu di jalan. Setelah traksaksi kami lamgsung putus hubungan," terangnya.

Sementara itu, Waka Polres Batu Kompol Zein Mawardi mengatakan dari penangkapan dua tersangka penadah kayu ilegal pihaknya akan melakukan pengembangan penyelidikan. Khususnya pada para pembeli kayu milik negara tersebut.

"Kai akan menindaklanjuti kasus jual beli kayu ilegal ini dengan mencari para pembeli. Sedangkan untuk penebang liar saat dilakukan penggerebekan oleg Unit Reskit Polres Batu berhasil melarikan diri bersama keluarganya," beber Zein.

Akibat dari perbuatan melanggar hukum. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e, UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Dengan hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun penjara. (erifeb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...