Jayus Susul Dedik! | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 02 Des 2019, dibaca : 1080 , Parijon, Stenly

MALANG – Satu lagi pemain Arema FC harus mengakhiri kompetisi Liga 1 2019 lebih awal. Gelandang muda, Jayus Hariono, dipastikan tak bisa bermain sampai kompetisi berakhir, karena mengalami cedera posterior cruciate ligament (PCL) dan harus beristirahat minimal enam pekan. Alhasil, Jayus yang alumni Metro FC itu pun menyusul kompatriotnya, Dedik Setiawan yang juga baru saja menjalani operasi dan mengakhiri musim sejak awal November lalu.
“Dia ada robekan lutut, tepatnya PCL-nya. Di bagian belakang lutut,” ujar Asisten Dokter Arema, Syech Alfin Abdillah.
Menurut dia, cedera yang dialami oleh Jayus ini didapatkan saat melawan Persib Bandung. Namun, diprediksi cedera itu bahkan terjadi sejak sebelum lawan Persib. Pasalnya, selepas melawan Maung Bandung dan mengalami keluhan, telah dijalani pemeriksaan lutut serta penyedotan darah di daerah yang cedera.
“Seperti peradangan. Kalau cedera didapat di pertandingan itu, biasanya terdapat darah karena robekan,” beber dia kepada Malang Post.
Ia menyampaikan, sejatinya ada opsi Jayus harus menjalani operasi seperti Dedik. Hanya saja, opsi terapi lebih dipilih sang pemain. Ada satu ketakutan tersendiri, ketika melihat proses pemulihan cedera yang dijalani Dedik.
“Tetapi kondisinya memang masih lebih baik. Kalau Jayus rest total, bisa pulih. Berbeda dengan Dedik dulu, dia merasa kondisinya enak, ingin segera membantu tim, dan akhirnya cedera lebih parah,” tambah dia.
Jayus pun kini sudah diistirahatkan total. Semenjak kepulangan dari Bandung, dia tak lagi menjalani latihan. Ia hanya mengikuti serangkaian terapi untuk pemulihan cedera.
Praktis, kini Arema harus mengutak-atik komposisi di lini tengah. Hendro Siswanto dan Takafumi Akahoshi, menjadi pemain berposisi gelandang tersisa, ditambah satu pemain belia, Vikrian Akbar. Arema tak bisa memaksa Hanif di posisi bek, karena pemain tersebut kini diplot sebagai stopper menggantikan posisi Hamka Hamzah. (ley/jon)



Senin, 09 Des 2019

Selamatkan dari Degradasi

Minggu, 08 Des 2019

Peringkat Jauh Merosot

Loading...