Malang Post - Jaring Calon, Gerindra Lalukan Silaturahmi Politik

Minggu, 05 April 2020

  Mengikuti :


Jaring Calon, Gerindra Lalukan Silaturahmi Politik

Senin, 11 Nov 2019

MALANG - Percaturan politik Kabupaten Malang jelang Pilkada 2020 semakin menghangat. Setelah PDI Perjuangan dan Partai Nasdem memulai penjaringan calon untuk memanaskan proses politik Pilbup Malang 2020, giliran DPC Gerindra Kabupaten Malang mengklaim telah memulai proses penjaringan.
Chusni Mubarok, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang, menegaskan, ada dua model penjaringan yang dipakai, yaitu safari politik dan silaturahmi politik. “Kami sudah memulai proses penjaringan sejak November 2019. Kami mulai pendekatan kepada tokoh masyarakat, serta para bakal calon yang mulai muncul,” ujar Chusni, Senin (11/11).

Baca juga :

Dewan Minta Jalur Nasional Pakisaji Segera Rampung
Ketua Dewan : Prestasi Bagi Bangsa Adalah Pahlawan Masa Kini
Peringati HUT TNI, Koramil Pagak Gelar Tasyakuran dan Santunan


Menurutnya, Gerindra memang harus melakukan safari dan silaturahmi. Karena, perolehan suaranya di parlemen Kabupaten Malang, mengharuskan Gerindra berkoalisi. Gerindra menguasai tujuh kursi di DPRD Kabupaten Malang. Sementara, syarat minimal untuk pencalonan calon bupati dan wakil bupati tanpa koalisi, adalah 10 kursi di dewan.
“Kami memang merasakan pentingnya ada komunikasi politik yang intens dan berkelanjutan dengan para tokoh masyarakat. Karena Gerindra memang harus koalisi untuk melaju di Pilkada 2020,” tandas Chusni.
Saat ini, model penjaringan masih bersifat tertutup dan belum dipublikasikan. Karena, saat ini pendekatan-pendekatan komunikasi politik Gerindra, bakal dikumpulkan dan dibahas di tingkat DPC. Setelah semua hasil pendekatan politik dirumuskan, DPC Gerindra Kabupaten Malang bisa menentukan langkah strategis lanjutan untuk memasuki tahapan berikutnya dalam proses politik Pilkada 2020.
Chusni menyebut DPC Gerindra Kabupaten Malang tidak menutup kemungkinan untuk membuka penjaringan secara terbuka kepada publik. “Mungkin mungkin saja melakukan penjaringan terbuka. Siapa saja bisa mendaftar, selama memenuhi persyaratan yang ditentukan,” sambungnya.
Namun, pilihan untuk penjaringan tertutup atau terbuka, akan ditentukan oleh suara mayoritas pengurus partai. Jika memang pengurus menginginkan adanya proses penjaringan tertutup, maka model silaturahmi dan safari politik akan digeber oleh DPC Gerindra Kabupaten Malang.
Chusni masih enggan menyebut siapa saja tokoh yang sudah masuk dalam pantauan DPC Gerindra Kabupaten Malang. Hanya saja, dia memastikan intensitas tertinggi penjaringan akan terjadi pada November ini. Karena, pada Desember 2019 mendatang, hasil penjaringan harus disampaikan kepada DPP Gerindra. (fin/udi)

Editor : udi
Penulis : fino

  Berita Lainnya





Loading...