Istri Dilindas Truk, Suami - Anak Luka | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 02 Des 2019, dibaca : 12567 , Halim, Agung

MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Talangagung Kepanjen, Senin (2/12) siang. Satu keluarga yang berboncengan motor Yamaha Jupiter N-2918-BJ ini menjadi korbannya. Sang istri tewas di lokasi kejadian, sementara suami dan anaknya mengalami luka-luka.
Korban tewas adalah Mita Widiana, 33, warga Jalan Keben II Timur Kelurahan Bandung Rejosari Kecamatan Sukun. Dia meninggal dunia akibat luka serius di dada serta kepalanya. Sedangkan korban luka, Yuliono, 37, warga Jalan Sukun Gempol Malang.
"Satu korban lagi adalah anaknya yang masih kecil. Keduanya hanya mengalami luka lecet saja," ujar petugas Pos Laka Lantas Kepanjen.
Ibu rumah tangga tersebut meregang nyawa setelah dilindas roda truk tronton belakang sebelah kanan. Truk nopol AG-9795-UT ini dikemudikan oleh Suyitno, 40, warga Jalan Agung Tegalan, Kandat - Kediri.
Peristiwa kecelakaan sendiri, terjadi sekitar pukul 13.00. Kronologisnya, bermula dari motor Yamaha Jupiter yang dikendarai Yuliono, berboncengan dengan istri dan anaknya melaju dari utara ke selatan. Begitu juga dengan kendaraan truk tronton.
Sesampai di lokasi kejadian, Yuliono berusaha mendahului kendaraan truk tronton dari sebelah kiri. Ketika mendahului itu, Yuliono kurang berhati-hati dan memperhatikan kendaraan lain di depannya.
Begitu menyalip, korban kaget karena di depannya ada kendaraan tak dikenal yang belok ke arah timur. Karena kaget, membuat motor oleng. Lantaran tidak bisa menguasai kendaraan, membuat Yuliono dan anaknya jatuh ke sebelah kiri.
Sedangkan istrinya, Wita Widiana, justru jatuh ke sebelah kanan. Apesnya, saat jatuh justru di bawah kolong truk hingga tubuhnya langsung terlindas.
"Dari keterangan saksi warga sekitar, kendaraan tak dikenal yang belok ke timur adalah mobil. Sementara, untuk kedua kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti," jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.
Sementara, Suyitno, mengatakan kalau sebelumnya kendaraan truk yang dikemudikan dengan sepeda motor yang dikendarai korban, melaju searah dari utara ke selatan. Saat di lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban berusaha menyalip dari sebelah kiri.
"Mungkin kalau tidak menyalip, tidak akan terjadi kecelakaan. Ketika menyalip dari kiri itu, motor korban bersenggolan dengan sepeda motor tak dikenal yang belok ke timur," terang Suyitno, sembari mengatakan kalau kendaraan truknya berjalan pelan dan tidak menyalahi aturan.(agp/lim)



Loading...