Hindari Begadang Agar Kulit Gak Jerawatan | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Hindari Begadang Agar Kulit Gak Jerawatan

Sabtu, 28 Des 2019,

BEAUTY Lovers, perawatan wajah sangat penting dan jadi hal wajib bagi perempuan. Utamanya, bagi pemilik kulit wajah yang mudah berjerawat. Jika salah penanganan, akan membuat jerawat di wajah semakin meradang.
Dokter spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Dikky Prawiratana, M.Sc, Sp.KK mengungkapkan, untuk mengatasi kulit wajah berjerawat, konsultasi menjadi hal paling penting. Manfaatnya agar kita tahu apa yang menjadi penyebab jerawat muncul.
"Penyebabnya ada dua macam, bisa dari luar (eksternal) dan juga dalam (internal)," terang dia.
Menurutnya, riwayat keluarga, perubahan hormon dan penyakit tertentu menjadi faktor internal juga bisa menjadi faktor penyebab jerawat.
"Sementara, kebersihan wajah, kebiasaan tidur, pola makan, dan penggunaan make up menjadi faktor eksternal yang paling sering menyebabkan jerawat," papar dia.
Jika memiliki kulit yang mudah berjerawat, biasanya memiliki kulit wajah cenderung berminyak. "Untuk itu, harus rutin mencuci muka dengan pembersih wajah berbahan dasar BHA yang mengandung asam salisilat sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Pilihlah produk dengan kandungan BHA tidak lebih dari 2 persen," jelas dia.
Namun, jika memiliki kulit yang kering gunakan pembersih wajah dengan kandungan PHA, yang merupakan senyawa turunan AHA yang cenderung ringan dan tidak mengiritasi seperti AHA dan BHA.
Produk tersebut berguna untuk mengelupas sel-sel kulit mati dan meratakan warna kulit. Gunakan produk yang memiliki kandungan PHA sebesar 4 persen. "Gunakan dulu susu pembersih jika sebelumnya Anda menggunakan make up yang cukup berat," papar dia.
Setelah membersihkan muka, gunakan toner setelah mencuci muka. Toner berfungsi untuk merawat dan membersihkan sisa-sisa kotoran yang masih menempel di wajah setelah mencuci muka. "Untuk yang memiliki kulit wajah yang berminyak gunakan toner AHA setelah mencuci muka. Sementara untuk yang berkulit kering atau sensitif toner berbahan PHA biasanya lebih cocok," lanjut dia.
Selain itu, gunakan produk berbahan gel atau losion yang ringan, khususnya bagi pemilik kulit berminyak. Tujuannya, agar tidak merangsang kelenjar minyak untuk lebih aktif. "Lebih baik konsultasikan produk ini kepada dokter kecantikan," papar dia.
Kemudian, kurangi begadang. Sebab, kurang tidur bisa merangsang produksi hormon kortisol, yang menyebabkan hormon stres dan memperparah tumbuhnya jerawat. "Jika tidak ingin jerawat muncul dengan mudah di wajah, usahakan untuk tidur dengan cukup selama kurang lebih tujuh jam," imbuh dia.

Serta, hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi yang menggambarkan tentang seberapa cepat makanan bisa memengaruhi kadar gula darah. "Semakin besar nilai indeks glikemik maka akan semakin cepat pula kenaikan kadar gula darah setelah makan," kata dia.
Namun, jika jerawat sudah meradang, jangan keburu panik. Sebaiknya, gunakan produk khusus jerawat. Seperti BHA, benzoil peroksida atau asam azelaic. "Berbagai kandungan tersebut membantu meringankan peradangan dan mengatasi jerawat," papar dia.
Jika memiliki kulit wajah mudah berjerawat, sebaiknya hindari bahan-bahan yang mudah mengiritasi kulit. Tak hanya itu, juga tidak disarankan untuk menggunakan produk riasan yang bersifat komedogenik atau memicu timbulnya komedo.
"Serta, juga perlu menghindari produk tabir surya yang mengandunh avobenzon, PABA, dioxybenzone, atau homosolate," urai dia.
Ia juga tidak melarang untuk melakukan perawatan dengan bahan alami. Seperti cuka apel, madu, tea tree oil, perasan lemon dan lainnya. "Namun, jangan digunakan ketika ada jerawat di wajah, terlebih saat sedang meradang. Lebih baik, konsultasikan masalah dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat untuk mendapatkan saran dan perawatan yang tepat," tandas dia. (tea/oci)

Editor : Rosida
Penulis : Amanda

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...