Hari Ini 65 Warga Jatim Dipulangkan usai Menjalani Karantina Virus Corona di Natuna | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Hari Ini 65 Warga Jatim Dipulangkan usai Menjalani Karantina Virus Corona di Natuna

Sabtu, 15 Feb 2020,

PROBOLINGGO - Sebanyak 65 warga Jatim akan dipulangkan usai menjalani karantina virus Corona di Natuna. Seluruhnya dipastikan negatif Corona. Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Probolinggo, kemarin. Khofifah telah berkoordinasi dengan beberapa instansi, seperti Dirjen di Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan dari Provinsi Jatim sendiri termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan perihal kepulangan tersebut.

Rencananya, mereka akan diterbangkan dari Natuna ke Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu hari ini, 15 Februari 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.

“Dari 30 provinsi, Jawa Timur sepertinya terbanyak dengan jumlah 65 orang. Selain berkoodinasi dengan beberapa lembaga, beberapa rumah sakit yang memiliki ruang isolasi sudah kita siapkan,” ujar Khofifah saat meresmikan kantor dan Masjid di Pelabuhan Terminal Baru PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN), Jumat 14 Februari 2020 di Probolinggo.

Tiga rumah sakit tersebut yakni RSU dr. Soetomo Surabaya, RSU Syaiful Anwar Malang dan RSU Soedono Kota Madiun. Dilaporkan, 65 warga yang didominasi mahasiswa tersebut telah mengantongi surat sehat dari Kemenkes.

“Mereka sudah dinyatakan sehat oleh Kemenkes dimana 14 hari mengikuti karantina. Artinya mereka melewati dua kali masa inkubasi. Sehingga bisa benar-benar dinyatakan sehat,” jelasnya.

Karena dinyatakan sehat, pihaknya meminta semua masyarakat termasuk masing-masing keluarga turut merangkul dan memberikan support.

Nantinya, 65 orang ini akan disambut Gubernur Jatim. Usai mendapat konseling dan himbauan dari Gubernur, mereka akan diserahkan ke pemerintah Kota/Kabupaten se-Jawa Timur. 

Sementara itu, sejumlah warga di desa Penagi, Kabupaten Natuna, disebut akan ikut melepas kepulangan ratusan WNI yang telah selesai menjalani observasi kesehatan selama 14 hari setelah dievakuasi dari daerah wabah virus corona (Covid-19) di Wuhan, China.

"Ini mungkin warga Penagi mau mengucapkan selamat tinggal ke mereka yang selama ini karantina. Mungkin besok kita ke sekitaran bandara," ujar Kepala RT di desa Kota Tua Penagi, Yohanes Suprianto, di Natuna, Jumat (14/2) .

 

Suprianto juga turut mendoakan agar ratusan WNI yang telah menjalani observasi itu selalu dalam kondisi sehat dan selamat dalam perjalanan berkumpul kembali dengan keluarga.


Selain itu, pria yang rumahnya berseberangan langsung dengan pintu masuk Lanud Raden Sadjad dengan jarak sekitar 1,3 km itu, menyatakan tidak ada warganya yang sakit terkait gejala corona. Namun, tidak lengkapnya informasi dan kurangnya sosialisasi menjadi pemicu terjadinya demo ketika warga yang dijemput dari Wuhan itu dibawa ke Natuna untuk menjalani observasi kesehatan.

"Sampai sekarang aman-aman saja, sehat semua. Kita bukan masalah jarak, sebelumnya karena tidak ada sosiliasasi dan hanya dapat informasi dari tv dan internet. Ada ketakutan apalagi lihat tim yang menjemput pakai baju astronot, kru pesawat juga, dari situ timbul ketakutan," kata dia.

Ia mengaku ada warganya saat jelang pelaksanaan observasi itu yang memilih mengungsi dulu menghindari risiko kesehatan. Namun, katanya, setelah ada sosialisasi jaminan keamanan kesehatan mereka pun kembali.

"29 KK mengungsi atau sekitar 30 persen warga pindah. Tapi pada Rabu-Kamis sudah mulai kembali bahkan mulai jualan. Kondisinya juga ada yang sudah tidak menggunakan masker. Informasi yang didapat sudah banyak dan tingkat kepercayaan warga meningkat, lihat di tv juga kan semua yang di hanggar itu sehat semua," kata Yohanes.


Salah satu warga Desa Penagi, Darmisah juga berharap agar proses pemulangan WNI ke daerah masing-masing berjalan lancar dan tidak masalah jika nantinya para WNI tersebut akan berkeliling Natuna sebelum lepas landas ke bandara Halim Perdanakusuma.

Menkes Terawan Agus Putranto, Menko PMK Muhadjir Effendy, dan Kepala BNPB Doni Monardo disebut akan melepas keberangkatan WNI dari Lanud Raden Sadjad pada Sabtu (15/2) siang.(cni/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : cni

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...