Gelar Pangeran Harry dan Meghan Dicopot | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Gelar Pangeran Harry dan Meghan Dicopot

Senin, 20 Jan 2020,

London - Gelar kerajaan Pangeran Harry dan Meghan Markle dicopot setelah mereka memutuskan untuk mundur dari anggota senior Kerajaan Inggris. Ada momen-momen penting terjadi hingga peristiwa bersejarah di Inggris ini.  
Terbaru, Istana mengatakan Ratu Elizabeth II merestui keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang ingin melanjutkan hidup mereka secara mandiri dan lepas dari status anggota senior keluarga Kerajaan. Namun konsekuensinya, mereka harus merelakan gelar His Royal Highness dan Her Royal Highness.
Bukan hanya kali ini saja pasangan tersebut mengejutkan dunia. Ada sejumlah momen penting sejak tahun lalu sebelum keluarnya Harry dan Meghan dari keluarga kerajaan dan dicopotnya gelar keduanya.
Gelar lengkap Pangeran Harry adalah 'His Royal Highness The Duke of Sussex, Earl of Dumbarton and Baron Kilkeel'. Meghan punya gelar 'Her Royal Highness The Duchess of Sussex'. Istilah 'his royal highness' kurang lebih bermakna 'yang mulia' atau 'sri paduka' dalam Bahasa Indonesia. Adapun duke adalah gelar bangsawan berasal dari istilah Latin 'dux', berarti 'pemimpin'.
Selain mendapat gelar 'His Royal Highness', Harry juga menyandang gelar 'The Duke of Sussex'. Terakhir, gelar Duke of Sussex dipegang oleh pendukung anti-perbudakan dan hak-hak Katolik dan Yahudi, Pangeran Augustus Frederick, putra George III dan Queen Charlotte. Augustus Frederick mendapat gelar itu pada 1801.
Lalu apa arti duke dan earl? Ini bisa dipahami dari hierarki kebangsawanan dari yang tertinggi sampai yang terbawah. Tentu saja, gelar tertinggi bangsawan Inggris adalah Ratu atau Raja Inggris, diikuti suami atau istrinya (queen consort), dan pangeran (prince/princess) yang merupakan anak raja dan ratu.

Barulah di bawahnya, ada lima gelar bangsawan tertinggi: duke, marquess, earl, viscount, dan baron. Duke adalah yang tertinggi di antara lima peringkat gelar kebangsawanan. Secara istilah, duke berasal dari kata latin 'dux' yang artinya 'pemimpin'.

Gelar kebangsawanan ini dianugerahkan di bawah sistem gelar kebangsawanan monarki Inggris, berasal dari zaman feodal dahulu kala. Aslinya, raja memberikan gelar itu kepada abdinya yang bersumpah setia supaya si abdi tersebut dapat perlindungan atas tanahnya. Begitulah sistem feodal berdasarkan penguasaan lahan berjalan.
Kini, gelar kebangsawanan diberikan kepada kerabat raja. Gelarnya ditentukan oleh Ratu Inggris Elizabeth II saat ini untuk kerabat yang sudah menginjak usia dewasa atau sudah menikah.

Sri Ratu bisa memilih lima gelar untuk pria: duke, marquess, earl, viscount, atau baron. Untuk perempuan, gelar yang bisa dipilih adalah: duchess, marchioness, countess, viscountess, dan baroness. Ratu bisa memberi lebih dari satu gelar.
Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton, menjadi Duke dan Duchess of Cambridge, namun Ratu juga menganugerahi William gelar Earl of Strathearn dan Baron Carrickfergus.
Ayah dari William dan Harry yakni Pangeran Charles adalah Duke of Cornwall. Adapun putra Ratu Elizabeth II yakni Pangeran Andrew adalah Duke of York.

Ada terobosan tradisi. Anak bungsu Ratu Elizabeth II yakni Pangeran Edward memilih gelar Earl of Wessex saat dia menikah. (dtc/feb)


Detik-Detik Terakhir Harry dan Meghan
17 November 2019: Harry memulai liburan enam minggu, yang kemudian dinyatakan berada di Kanada, tempat asal Meghan.

7 Januari 2020: Harry dan Meghan kembali ke Inggris, mengunjungi Canada House di London untuk berterima kasih kepada Komisaris Tinggi negara itu atas keramahan yang mereka terima.
Istana Buckingham memperingatkan ada masalah rumit yang akan membutuhkan waktu untuk diselesaikan.
Meghan kembali ke Kanada di mana dia meninggalkan Archie, dan di mana anjing-anjing Sussex telah dipindahkan. Tagar 'Megxit' mulai trending topic di Twitter.
 
11 Januari: Ratu Elizabeth menggelar pertemuan dengan Harry, Pangeran Wales dan William di Sandringham untuk membahas krisis ini dalam waktu dua hari.
13 Januari: Harry menghadap Ratu Elizabeth, ayah dan William di pertemuan puncak krisis di Sandringham. Ratu Elizabeth mengeluarkan pernyataan mendukung keinginan Harry dan Meghan, tetapi menyatakan penyesalannya atas keputusan mereka.

15 Januari: Meghan mengunjungi pusat wanita di Vancouver, dan kemudian Justice for Girls, sebuah badan amal yang membantu para gadis dalam kemiskinan.
16 Januari: Harry muncul secara resmi untuk pertama kalinya sejak mengumumkan bahwa dia akan berhenti sebagai anggota senior kerajaan.

18 Januari: Pengumuman dari Istana Buckingham mengatakan Harry dan Meghan akan mencopot gelar kerajaan mereka dan berhenti menerima dana publik.

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Detik

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...