Malang Post - Film Love For Sale 2 Tidak Hanya Asmara, Ada Unsur Religinya

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Film Love For Sale 2 Tidak Hanya Asmara, Ada Unsur Religinya

Selasa, 05 Nov 2019

MALANG – Film Love For Sale 2 masih tayang di bioskop hingga saat ini. Film yang tayang perdana pada hari Kamis (31/10) lalu ini merupakan film garapan Sutradara Andibachtiar Yusuf yang bertujuan melanjutkan kisah film “Love for Sale” yang dirilis satu tahun lalu lewat sebuah sekuel.
Muhammad Rasyad, Media Relation Visinema menjelaskan, dalam film ini, Andibachtiar memberikan kesan The Most Horror Love Story. Sama seperti film awalnya, sosok Arini kembali diperankan oleh Della Dartyan. Namun berbeda dengan kisah sebelumnya, dalam sekuelnya kali ini Arini akan meneror seorang pria baru bernama Indra Tauhid alias Ican yang diperankan oleh Adipati Dolken.
‘’Ican digambarkan sebagai pria yang dianggap sudah cukup umur untuk menikah, namun belum juga menemukan pasangan hidup. Sementara Arini merupakan gadis yang menyediakan jasa sebagai kekasih sewaan. Kali ini, Arini tidak hanya dihadapkan pada permasalahan satu orang saja, namun lebih kepada sebuah keluarga besar,’’ ungkapnya.
Dari sisi cerita, lanjutnya, film ini tak hanya membawa kisah tentang hubungan di antara lelaki dan perempuan. Namun film ini diyakini pemainnya menjadi potret nyata tentang hubungan asmara yang tak selalu berakhir manis. Selain itu Andibachtiar memasukkan film ini ke dalam budaya Minang yang sudah berbaur dengan kehidupan kota besar.
Menariknya, tak hanya asmara saja dalam film ini namun juga terdapat unsur religi. ‘’Seperti yang terlihat pada awal scene film Love For Sale 2, terdapat sebuah hadist riwayat dari Tirmidzi tentang keluarga. “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” Sebuah kalimat pembuka yang mengingatkan untuk selalu sadar bahwa keluarga adalah yang utama,’’ terangnya.
Unsur religi juga terlihat pada sosok Rosmaida yang diperankan oleh Ratna Riantiarno. Setelah ditinggal mati oleh suaminya, Ros yang dikenal baik dan suka mengikuti pengajian di sekitar lingkungan rumahnya itu selalu berdoa dan berserah diri kepada Tuhan untuk permasalahan yang tengah dihadapi oleh anak-anaknya.
‘’Cerita dalam film Love For Sale 2 ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kita. Karakter yang diperankan sangat mewakili orang-orang yang ingin bahagia dan membahagiakan keluarganya,’’ tandasnya.
Film ini tidak hanya berkisah tentang cinta kepada pasangan, tetapi juga cinta kepada keluarga. Berikut nama karakter dalam film Love For Sale 2 yang sangat berkaitan dalam kehidupan orang-orang pada umumnya. Pertama,  Adipati Dolken sebagai Indra “Ican” Tauhid. Ia sebagai Indra “Ican”. Kedua Dell Dartyan sebagai Arini Chaniago. Ia kembali memerankan Arini di film Love For Sale 2. Hanya saja, ia yang dulu bernama Arini Kusuma kini berganti nama menjadi Arini Chaniago.
Ketiga Ratna Riantiarno sebagai Rosmaida. Keempat Ariyo Wahab sebagai Anandoyo “Ndoy” Tauhid merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang diianggap sebagai anak kesayangan Rosmaida yang selalu menuruti keinginan Ibunya. Kelima Putri Ayudya sebagai Maya yang gagal menjalankan pernikahan pertamanya. Kemudian ia berusaha memperbaiki hidup di pernikahan kedua yaitu menikah dengan Ndoy. ‘’Namun tak seindah yang ada dalam bayangannya. Karena Maya harus menerima kesan tidak menyenangkan oleh ibu mertuanya dan berusaha untuk bisa diterima oleh Rosmaida,’’ ungkapnya.
Keenam  Bastian Steel sebagai Yunus “Buncun” Tauhid. Yakni sebagai anak bungsu yang paling dimanja dan akhirnya terjebak dalam pergaulan bebas.  ‘’Untuk kalian yang penasaran seperti apa kisah film Love For Sale 2 ini, saksikan film Love For Sale 2 di bioskop terdekat kesayangan anda,’’ harapnya. (mp4/sir/lim)

Editor : halim
Penulis : ajeng

  Berita Lainnya





Loading...