Evan Dimas Sempat Takut Kaki Patah | Malang Post

Senin, 27 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 12 Des 2019,

JAKARTA - Gelandang Indonesia, Evan Dimas mengaku sempat takut mengalami patah kaki usai ditekel bek Vietnam, Doan Van Hau, di final SEA Games 2019. Evan menceritakan tekel horor Van Hau itu terjadi ketika ia sudah mengoper bola ke Zulfiandi. Ia menyebut kaki kirinya terinjak yang berakibat cedera.
"Pertama saat terinjak seperti bunyi 'krek' lalu saya pegang (betis untuk menahan). Saya takut patah atau apa," kata Evan, kemarin.
Sampai saat ini Evan Dimas yang juga gelandang Barito Putera itu belum bisa memastikan cedera yang dialaminya. Ia menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging) pada Kamis (12/12) untuk mendapatkan kepastian.
Evan Dimas saat ini harus menggunakan kruk atau tongkat penyangga untuk membantunya berjalan. Sebab, ia mengaku masih terasa nyeri dan sakit jika kaki kirinya menapak ke tanah.
"Pokoknya awalnya yang saya rasain sakit, saya pegangin. Saya kenapergelangan kaki sering, tapi yang seperti ini baru. Belum tahu ini kondisinya seperti apa, hari ini mau MRI, jadi mungkin habis itu baru tahu hasilnya dan tahu berapa lama harus istirahat," jelasnya.
Cederanya Evan Dimas saat waktu pertandingan baru berjalan selama sekitar 20 menit juga membuat permainan Timnas Indonesia menurun. Alhasil, Skuat Garuda takluk 0-3 di tangan Vietnam dan harus puas meraih medali perak SEA Games 2019.
Kendati demikian, medali perak pada SEA Games kali ini merupakan yang terbaik bagi Evan. Pada 2015, mantan pemain Bhayangkara FC itu gagal meraih medali dan dua tahun lalu Evan mendapat perunggu.
Evan Dimas Darmono menilai bek Vietnam, Doan Van Hau tidak sengaja melanggar dirinya dan membuatnya mengalami cedera pergelangan kaki kiri.
Pelanggaran Van Hau terjadi ketika Evan Dimas yang baru mendapat operan dari kapten Timnas Indonesia, Andy Setyo, menggiring bola dari sisi kanan pertahanan sendiri menuju tengah untuk memberikan bola kepada Zulfiandi.
Di saat itu, Van Hau kemudian mendekati Evan Dimas dari belakang.  Evan Dimas yang juga gelandang Barito Putera itu kemudian dipapah keluar lapangan oleh tim medis Timnas Indonesia dengan kaki pincang. Kaki kirinya terlihat kesakitan ketika menapak bumi. 

"Sepertinya dia tidak sengaja. Lepas dari itu, lihat rekamannya saja. Rasanya ngilu pas jatuhnya," ucap Evan.
Evan Dimas yang merupakan kreator serangan Timnas Indonesia kemudian ditarik keluar dan posisinya digantikan Syahrian Abimanyu.
"Kalau sakit hati sih tidak, namanya sepak bola. Dia sempat minta maaf, dia bilang maaf. Saya bilang ini pertandingan, tidak ada masalah. Sekarang saya fokus sembuhkan cedera ini dulu," ungkap Evan Dimas.
Usai melanggar Evan Dimas, Van Hau tidak mendapatkan kartu kuning dari wasit Majed Mohammed Alshamrani asal Arab Saudi yang memimpin pertandingan.
Kondisi cedera ini juga membuat Evan Dimas dipastikan tidak dapat membela Barito Putera di dua laga terakhir sisa musim kompetisi Liga 1 2019. Barito bakal menghadapi Persipura Jayapura di laga tandang, Senin (16/12) dan laga terakhir melawan Arema FC, Minggu (22/12). Saat ini Barito Putera berada di urutan ke-11 klasemen Liga 1 2019 dengan raihan 40 poin. (TTF/ptr/cnn/jon)

Editor : suparijono
Penulis : cnn






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...