Malang Post - Enam Motor Hanyut Diterjang Banjir, Dusun Bulurejo Mencekam

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Enam Motor Hanyut Diterjang Banjir, Dusun Bulurejo Mencekam

Sabtu, 25 Jan 2020

MALANG - Banjir bandang menerjang Dusun Bulurejo,  RT17,  RW 04, Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (24/1)  sore. Air beserta lumpur meluap dari Sungai Loh (warga juga menyebut Kalisat) di Dusun Bulurejo. Tak ada korban jiwa, tapi derasnya banjir yang membawa material berupa batang pohon  menghanyutkan enam motor.
Dua pengendara motor, Fendi, warga Pakisaji dan Alif, warga Wagir mengalami luka akibat terjatuh lalu sempat terseret banjir. Warga langsung memberi pertolongan kemudian dibawa ke Puskesmas Dau.
Sedangkan empat pengendara motor lainnya tidak mengalami luka. “Tapi mereka sempat jatuh dan terseret arus banjir. Setelah diberi pertolongan, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing,’’ kata Danramil Dau, Kapten Caj Bambang Heryanto yang langsung bergegas ke lokasi banjir sesaat setelah mendapat informasi.
Rokayah, warga Dusun Bulurejo, Desa Petungsewu, mengatakan banjir bandang yang terjadi sama sekali tidak diduga sebelumnya. Saat diterjang banjir, wanita 49 tahun itu sedang berada di rumah. “Waktu itu hujan deras. Kemudian terdengar suara gemuruh, tak lama kemudian banjir ini,’’ ungkapnya.

   Baca juga : Dusun Bulurejo Pernah Dilanda Bencana Tahun 2002


Arus air kata Rokayah, sangat deras. Ia sempat melihat salah satu pengendara motor jatuh, terbawa arus. “Kami takut, arus air  semakin besar. Kami berlari di tempat yang lebih tinggi,’’ ungkapnya.
Jalan dan jembatan penghubung sempat terutup lumpur akibat banjir bandang.  Dia berharap petugas segera melakukan pembersihan. Karena walau jalur alternatif, tapi sering dilewati pengendara.
“Kalau ke Kota Malang atau ke Kota Batu warga dari daerah lain biasanya melalui jalan ini. Sehingga kami berharap segera dilakukan penanganan untuk pembersihan,’’ katanya.

Bantah Ada Korban Jiwa
Sempat beredar kabar banjir bandang menyebabkan adanya warga yang meninggal dunia. Namun  Danramil Dau, Kapten Caj Bambang Heryanto dan sejumlah potensi SAR serta instansi terkait membantah kabar itu. Sebab sudah dilakukan pencarian namun tak menemukan adanya korban.
“Sudah ditelusuri semuanya, warga juga sudah kami mintai keterangan. Tidak ada korban yang hanyut hingga meninggal. Semuanya sudah ditemukan dalam kondisi selamat. Dua orang mengalami luka ringan,’’ ungkapnya.
Bambang menyebutkan, selain pengendara selamat, enam motor yang sempat terbawa arus banjir lumpur ini juga telah ditemukan. Satu di antarannya telah dibawa pulang oleh keluarga pengedara motor. Sedangkan lima lainnya diamankan petugas Polsek Dau. “Jadi pemilik motor bisa mengambil motornya langsung ke Polsek Dau,’’ tambahnya.
Soal penyebab banjir, Bambang mengatakan, akibat hujan deras mengguyur wilayah Dau. Hujan mulai turun pukul 14.00 WIB. Sampai pukul 16.30 WIB, tiba-tiba air di Sungai Loh, di Dusun Bulurejo, Desa Petungsewu meluap deras.
 “Ada kenaikan sedimen sampai 1,5 meter di Sungai Loh. Air yang membawa material berupa batang pohon menutupi jembatan,” jelas perwira TNI AD dengan tiga balok di pundak itu.
Lumpur kata Bambang, menutup kawasan rest area Petungsewu. “Untuk total kerugian saat ini sedang didata. Yang pasti sekali lagi saya katakana tidak ada korban meninggal dalam peristiwa ini,’’ tandasnya. (ira/pur/van/lim)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Ira Ravika

  Berita Lainnya





Loading...