Dispertan Jaga Ketahanan Pangan | Malang Post

Senin, 20 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 17 Des 2019,

MALANG - Membangun ketahanan dan kemandirian pangan menjadi hal penting dan strategis sebagai penegasan dari tanggung jawab dan kewajiban negara. Khususnya dalam
mencapai tujuan negara mensejahterakan rakyat serta dalam rangka pemenuhan hak atas pangan.
Salah satu faktor penting dalam hal tersebut adalah ketersediaan lahan pertanian untuk pangan, ketersediaan pangan sebagai upaya membanguna ketahanan pangan. Hal itu pula yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang. Meski pada kenyataannya lahan pertanian di Kota Malang terus berkurang karean adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman dan lainnya.

   Baca juga : Puskeswan Beri Layanan Gratis
Sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di Kota Malang dengan lahan pertanian yang terbatas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang terus melakukan optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).
Menurut  Kepala Bidang Penganeka Ragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, Dra. Andayun S, pembinaan dan pengembangan pemanfaatan pekarangan rumah melalui KRPL sebagai upaya pemenuhan gizi dan aneka sumber pangan yang mudah, murah dan tersedia setiap saat di sekitar masyarakat.
“Model yang paling ideal untuk diterapkan sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan adalah KRPL yang merupakan program nasional dari Kementan RI. Di Kota Malang sudah terealisasi di 21 kelurahan dari 57 kelurahan yang ada,” kata Andayun.
KRPL di Kota Malang dilakukan melalui empat prinsip, yakni ketahanan dan kemandirian pangan rumah tangga, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, konservasi sumberdaya genetik pangan untuk masa depan, dan peningkatan kesejahteraan rumah tangga dan masyarakat.
“Harapannya ke depan, semua masyarakat Kota Malang dapat memanfaatkan pekarangan rumah, lahan tidur dan fasilitas umum lainnya sebagai sumber pangan dan gizi dengan model KRPL untuk ketahanan pangan keluarga dan masyarakat,” terangnya.
Selain pengembangan sumber pangan, pola konsumsi pangan masyarakat Kota Malang yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) untuk hidup sehat, aktif dan produktif untuk mencetak generasi Indonesia dengan SDM yang mampu bersaing di era global.
“Konsumsi yang B2SA akan menjadi life style dalam masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif,” tambahnya. (aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : mp






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...